Home Ekonomi

Koperasi Jadi Pemodal UMKM

Setyo Susanto, ATd. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu melalui Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja (KUT) meminta koperasi di Kota Palu harus menjadi pemodal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi UMKM Dan Tenaga Kerja Kota Palu, Setyo Susanto, kepada Metrosulawesi, Kamis, 17 Januari 2019. Menurutnya, jumlah koperasi saat ini di Kota Palu telah mencapai 216 yang telah memegang izin resmi. Dari data itu, bisa disimpulkan tingkat pemanfaatan koperasi oleh warga Kota Palu cukup intens, khususnya dari aspek penggunaan dana koperasi sebagai permodalan UMKM.

“Dalam pelaksanaannya, koperasi sejatinya harus menjadi sarana untuk masyarakat, terkhusus untuk pemilik UMKM ataupun yang baru merintis usahanya. Dalam hal ini, selain KUR, Koperasi juga merupakan salah satu opsi untuk mendapatkan modal. Koperasi masih menjadi salah satu altetnatif mendapatkan modal,” jelasnya.

Dia mengatakan, pihaknya terus melakukan pendampingan keberlangsungan Koperasi di Kota Palu, sebagai bentuk komitmen pelaksanaan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja Kota Palu. Bahkan, demi mewujudkan program pendampingan itu, tahun ini pihaknya akan melakukan pelatihan 20 pendamping koperasi oleh yang akan bertugas mendampingi dan mengawasi keberlangsungan koperasi di Kota Palu.

“Saat ini kita terus melakukan pendampingan dan juga pengawasan kepada koperasi yang telah terdaftar. Ini merupakan perwujudan tupoksi kami (Dinas KUT). Tahun 2018 kemarin, kami juga melaksanakan pelatihan pendamping koperasi oleh Dinas KUT,” ujarnya.

Saat ini, kata Setyo, keberlangsungan koperasi bukannya tanpa kendala. Ia menuturkan, banyak juga koperasi yang telah gulung tikar karena berbagai kendala.

“Koperasi bukannya tanpa kendala pada pelaksanaannya, banyak di Kota Palu yang sudah mengalami kebangkrutan karena berbagai kendala. Tercatat, ada 34 koperasi di Kota Palu yang sudah tak beroperasi,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas