Home Sulteng

Menunggu Petunjuk Gubernur, Rp20 M Dana Bantuan Bencana Mengendap di BPBD Sulteng

262
Kepala BPBD Sulteng, Bartholomues Tandigala (tengah baju coklat) saat memberikan penjelasan terkait tuntutan warga Balaroa atas nasib mereka. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Sekitar Rp20 miliar dana bantuan bencana alam bantuan dari masyarakat dan organisasi non pemerintah mengendap di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah.

Belum bisa digunakannya dana bencana alam itu karena belum ada petunjuk dari gubernur Sulawesi Tengah atau aturan pemanfaatannya. Sehingga BPBD selaku penampung dana tersebut tidak berani menggunakannya.

Kepala BPBD Sulawesi Tengah, Bartholomeus Tandigala, dihadapan masyarakat Balaroa Senin 14 Januari 2019 mengatakan, sangat hati-hati mengelola dana bencana alam bila tidak ada petunjuk atau aturannya yang jelas. Saat ini BPBD masih menunggu teknis penggunaan dana tersebut, yang jelas menurutnya, dana itu digunakan untuk kepentingan korban bencana alam.

“Hingga pekan kemarin dana yang terkmpul melalui rekening Peduli Sulteng mencapai Rp20 miliar. Tetapi kami belum menggunakannya satu rupiahpun, karena belum ada regulasinya,” ujar Bartholomeus.

Namun demikian, bila telah keluar petunjuk penggunaannya, Bartho mempersilahkan masyarakat mengajukan permohonan dan akan dibantu melalui dana bencana tersebut. Bartho berharap dalam waktu tidak terlalu lama dana bencana alam bantuan masyarakat segera dimanfaatkan.

Mendengar Rp20 miliar dana bantuan bencana alam belum tersalurkan, masyarakat mendesak pemerintah segera mencarikan cara supaya anggaran sebesar itu secepatnya dimanfaatkan untuk korban bancana alam.

Reporter: Ewin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas