BERI KETERANGAN - Ketua DPRD Kota Palu, Ishak Cae saat diwawancarai wartawan di ruang kerjanya, Selasa 15 Januari 2019. (Foto: Tahmil Burhanudin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama industri jasa keuangan serta Forum Debitur Pasigala (debitur korban bencana Palu, Sigi dan Donggala), Selasa 15 Januari 2019. RDP tersebut membahas terkait nasib debitur dan kreditur yang menjadi korban bencana 28 September 2018 lalu.

Usai RDP yang dihadiri Kepala BI Sulteng, sejumlah pimpinan perbankan dan multifinance itu, Ketua DPRD Kota Palu menyatakan dukungan penuh terhadap upaya yang tengah dilakukan Forum Debitur Pasigala untuk mendapatkan fasilitas pelunasan utang dari pemerintah.

“Setelah kita RDP, kan Forum itu memperjuangkan secara umum ya tentang debitur Pasigala, nah kita ini kan DPRD Kota, tentu kita hanya mengacu fokus ke kota walaupun sesungguhnya secara tersirat itu memang Pasigala yang kita perjuangkan,” ungkap Ketua DPRD Kota Palu Ishak Cae saat ditemui di ruangannya usai RDP.

Pada prinsipnya, industri jasa keuangan tidak mempermasalahkan adanya upaya masyarakat untuk mendapatkan fasilitas pelunasan utang. Yang perlu didorong adalah upaya untuk mendapatkan dana talangan pemerintah untuk mlunasi utang debitur yang terdampak langsung bencana.

“Setelah kita lakukan RDP dengan perbankan se Sulawesi Tengah termasuk para finance, mereka itu pada prinsipnya tidak ada masalah tentang pemutihan itu, mereka itu bersifat fasik, hanya menunggu keputusan pemerintah pusat, khususnya Presiden atau Wakil Ptresiden tentang perjuangan Forum Pasigala ini,” kata Ishak.

Ketua DPRD Kota Palu itu memastikan pihaknya akan mendampingi para debitur untuk memperjuangkan tuntutan mereka hingga ke pemerintah pusat, termasuk untuk menemui Wakil Presiden sebagai Komandan Penanganan Dampak Bencana.

“Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat kita, khususnya masyarakat Kota Palu tentu kita respons. Memang tidak bisa disangkali bahwa pasca kejadian gempa ini memang perekonomian kita itu terpuruk. Salah satu cara untuk membangkitkan tentu para debitur ini perlu satu pertolongasn agar supaya minimal pembayarannya itu ditangguhkan dulu,” jelasnya.

“Rekomendasi yang akan kita ajukan nanti itu bersifat umum, yang jelas bahwa mendukung Forum Pasigala itu untuk memperjuangkan penghapusan kepada masyarakat Kota Palu. Kita sebagai Anggota DPR berkewajiban untuk mendapingi forum ini untuk bertemu dengan Wapres, termasuk Ketua DPR RI,” tegasnya.

Ia memastikan sembilan fraksi di DPRD Kota Palu berkomitmen untuk mengawal perjuangan para debitur untuk mendapatkan dana talangan pemerintah pusat untuk melunasi kredit mereka di perbankan atau industri jasa keuangan lainnya.

DPRD bersama forum tersebut berencana akan menemui Wapres dalam waktu dekat ini. Namun dibutuhkan pulan rekomendasi dari pemerintah Kota Palu sebagai bentuk dukungan.

Reporter: Tahmil Burhanudin
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas