Home Hukum & Kriminal

Pelaku PETI Dongi-dongi kembali Diamankan

18
BERSAMA BABUK - Pelaku yang diamankan petugas bersama mobil dan barang bukti reff yang diduga hasil tambang ilegal dongi-dongi. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Polda Sulteng bertanggung jawab terhadap penegakan hukum, termasuk  terkait dengan lingkungan dan sumber daya alam, dengan terus melakukan upaya represif terhadap pelaku kejahatan lingkungan. Termasuk di area Taman Nasional Lore Lindu tepatnya di area pertambangan Dongi-Dongi.

Aparat Unit 2 Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali turun melakukan razia penertiban kegiatan pertambangan emas tanpa izin atau PETI.

Hasilnya, polisi mengamankan satu mobil Isuzu Panter yang mengangkut delapan karung material pasir/tanah (reff) diduga berasal dari tambang emas PETI Dongi-Dongi.

Barang bukti delapan karung material pasir/tanah (reff) itu dibawa oleh Hr (26), warga Desa Watumaeta, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso pada Jumat, 11 September 2020) pukul 11.30 Wita di Jalan Trans Palu-Napu, wilayah kabupaten Sigi.

Dia mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal, reff yang dibawa Hr adalah milik RP (47) dan DM (52). Keduanya pun akhirnya diamankan polisi. RP merupakan warga Desa Bulontio Barat, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, sementara DM alias Pc adalah warga Kelurahan Poboya, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Ketiga pria tersebut kemudian dibawa ke Mapolda Sulteng untuk diinterogasi lebih lanjut.

Reporter: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas