Home Politik

Pansus Padagimo Upayakan Kembali Dana Jadup

16
Budi Luhur Larengi. (Foto: Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Panitia Khusus (Pansus) Penanganan Pasca Bencana Palu, Sigi, Donggala dan Parimo (Padagimo), dalam waktu dekat berencana melakukan rapat konsultasi ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk mempertanyakan dan mengupayakan dana Jaminan Hidup (Jadup) bagi masyarakat Padagimo, khususnya korban yang sama sekali belum menerimanya.

Ketua Pansus Padagimo, Budi Luhur Larengi, kepada media Selasa 8 September 2020 menegaskan, pasca bencana alam 2018 lalu tidak semua masyarakat menerima Jadup, disisi lain pemerintah pusat telah menghentikan pembayaran Jadup.

“Jadup ini memang hanya dua bulan. Tetapi tidak meratanya pembayaran Jadup menimbulkan kecemburuan masyarakat, khususnya korban bencana alam,” tegasnya.

Semenjak Pansus Padagimo terbentuk dan melakukan kunjungan kerja ke empat daerah terdampak, Jadup selalu menjadi permasalahan. Hal ini makin diperparah, karena Jadup kemudian menjadi komoditi politik ditengah tahapan Pilkada serentak tahun 2020.

“kok dihentikan, apakah negara sudah tidak ada uang, kita meminta agar hal ini dapat dilanjutkan, karena masih banyak masyarakat korban bencana yang belum mendapat Jadup. Aspirasi ini nantinya kami sampaikan dan upayakan di Kemensos,” ucapnya di kantor DPRD, Selasa, 8 september 2020

Budi Luhur Larengi berharap agar macetnya jadup ini tidak menjadi pertanyaan masyarakat korban bencana, mengapa ada yang sudah dapat jadup sedangkan yang lainnya belum dapat yang mana pastinya akan menimbulkan kecemburuan sosial.

Meskipun berencana memperjaungkan Jadup, namun Budi Luhur menyadari pembayaran Jadup sepenuhnya urusan pemerintah pusat, bukan kewenangan pemerintah daerah. Kunjungan Pansus nanti untuk meminta agar pemerintah pusat kembali membuka ruang memberikan Jadup kepada masyarakat, terkhusus korban bencana gempa bumi, tsunasi dan likuifaksi 28 September 2020. (el/cr3)

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas