Home Hukum & Kriminal

Kejari Parimo Musnahkan Babuk 630 Gram Sabu

21
Suasana pemusnahan barang bukti tindak pidana umum di Kantor Kejaksaan Negeri Parimo, Kamis (10/9/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Zulfikar)

Parimo, Metrosulawesi.id Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Parigi Moutong Menggelar Pemusnahan Barang Bukti (BB), yang telah memperoleh kekuatan Hukum tetap (Incracht) perkara tindak Pidana Umum,  Kamis (10/9/2020).

Barang bukti yang dimusnahkan, selain  ratusan gram narkotika jenis sabu, dimusnahkan juga beberapa barang bukti tindak kejahatan lainnya, berupa senjata tajam (badik dan parang,red), serta sejumlah bom ikan.

 Kepala Kejari Parimo, Muhammad Fahrorozi, kepada sejumlah wartawan usai pemusnahan barang bukti, di halaman Kantor Kejari Parimo, mengatakan, narkotika jenis sabu yang beredar di Parimo  ini sangatlah besar.

‘’Masih ada lagi barang bukti berupa narkotika jenis sabu yag belum dimusnahkan. Jika sudah incracht, barang bukti tersebut pasti akan dimusnahkan juga,’’ ujar Fahrorozi.

Maraknya kasus narkotika ini, kata Kajari Parimo, membuat banyak generasi muda kita meninggal setiap tahun dan sia- sia begitu saja. Karana sangat berbahaya bagi generasi bangsa, makanya kita menyatakan perang terhadap narkotika

‘’Saya juga  perintahkan jaksa – jaksa di jajaran Kejaksaan Negeri Parimo agar tidak main-main di dalam penanganan perkara narkotika,’’ tukas Fahroroz sembari menambahkan, penanganan perkara kasus pidana  lainnya juga mnjadi perhatian utama di jakaran Kejari Parimo.

Olehnya itu, Kejari Parimo ini berpesan kepada  generasi muda dan khalayak umum di Parigi Moutong,  masih banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan, daripada harus bergumul dengan barang haram narkoba jenis apapun serta minuman keras.

Dalam pmusnahan barang bukti tindak pidana tersebut, turut hadir Wakil Bupati Parimo Badrun Nggai, Ketua DPRD Parimo Sayutin Budianto, Kapolres Parimo AKBP. Andi Batara Purwacaraka, SH SIK, serta Kepala OPD Parimo dan undangan lainnya. (*)

Reporter: Zulfikar

Ayo tulis komentar cerdas