Home Banggai Kepulauan

2021, Sistem Keuangan di Bangkep Diperketat

34
Kepala BPKAD Bangkep, Achmad Tamrin. (Foto: Metrosulawesi/ Rifan Touk)

Bangkep, Metrosulawesi.id – Sistem pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) yang selama ini dikelola dengan menggunakan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (Simda), mulai tahun depan akan diganti dengan Aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD).

Kepala BPKAD Kabupaten Bangkep, Achmad Tamrin, menjelaskan, salah satu perbedaan kedua aplikasi tersebut, jika dalam aplikasi Simda, sistem penginputan anggaran dilakukan secara gelondongan terlebih dahulu. Kemudian disusul dengan Rincian Anggaran Biaya

“Berbeda dengan SIPKD, rincian belanja dari semua jenis kegiatan harus langsung disajikan di dalamnya” kata Achmad Tamrin kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis, (3/9/2020).

Dengan aplikasi SIPKD, kata Tamrin, kemungkinan untuk melakukan perubahan nomenklatur, seperti yang selama ini terjadi, akan semakin terbatas. Dan yang terpenting aplikasi berbasis web tersebut ditangani langsung pihak Kemendagri.

Dilanjutkan Tamrin, dengan begitu aplikasi ini dapat lebih memperketat sistem menejemen keuangan Daerah Bangkep. Sebab yang akan diberikan user SIPKD hanya pejabat pengguna anggaran.

Tamrin mengakui tahap awal pengenalan aplikasi ini akan sedikit mengalami keterlambatan, sebab pelatihan penguasaan atas aplikasi itu selama ini hanya dilakukan secara virtual.

“Memang pada waktu pelatihan di propinsi dilakukan secara tatap muka, tapi setelah dengan Kemendagri hanya melalui virtual. Sedangkan tatap muka saja agak sulit ditangkap, apalagi hanya dengan virtual, tapi saya yakin staf saya dan pengguna lainnya akan secara cepat paham” tutup Tamrin. (*)

Reporter: Rifan Touk

Ayo tulis komentar cerdas