Home Palu

SMP Al Azhar Siap Laksanakan Pembelajaran Tatap Muka

19
Sumarni. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMP Al Azhar Mandiri Palu, Sumarni, mengaku, bahwa SMP Al Azhar Palu siap melaksakan pembelajaran tatap muka sesuai permintaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu.

“Sesuai rapat kemarin dengan Disdikbud Palu bahwa sekolah kami dipilih sebagai salah satu sekolah percontohan untuk menerapkan pembelajaran tatap muka. Sesuai kemauan Disdikbud Palu agar menerapkan SOP protokol pendidikan pada dasarnya kami siap melaksanakannya,” jelas Sumarni, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Menurut Sumarni, salah satu persyaratan yang diminta oleh Disdikbud Palu untuk melaksanakan tatap muka adalah surat pernyataan lengkap bermaterai 6000 ditujukan kepada orang tua peserta didik, kemudian pengaturan dan pemberlakuan ganjil-genap, serta sarana prasarana, dimana semua hal itu telah siap.

“Insyaallah persyaratan yang disampaikan oleh Disdikbud Palu kami siap menerapkannya,” ungkap Sumarni.

Untuk saat ini, kata Sumarni, sarana untuk memutus matarantai Covid-19 seperti tempat cuci tangan masih belum tersedia di semua tempat, namun akan segera diupayakan oleh pihak sekolah.

“Karena sesuai target yang disampaikan pihak dinas, bahwa setiap kelas dan di pintu utama harus ada tempat cuci tangan, kemudian harus ada masker cadangan, semua ini kami akan upayakan. Maka dari itu kami diberikan waktu selama satu bulan untuk mempersiapkan semua sarana tersebut,” katanya.

Kata dia, Disdikbud Palu memberikan kesempatan kepada sekolah piloting (percontohan), paling lambat 1 Oktober 2020 sudah harus berlaku pembelajaran tatap muka.   

“Kami disarankan untuk melakukan sosialisasi terlebih dahulu ke Guru, kemudian dilanjutkan ke orang tua dan sekaligus meminta surat pernyataan kepada orang tua,” ujarnya.

Sumarni mengatakan, soal pembelajaran tatap muka ini sebagian orang tua sudah mengetahui, dan bahkan banyak juga orang tua menginginkan agar pembelajaran tatap muka segera dimulai, meskipun sebagiannya belum mau.

“Orang tua juga tidak boleh dipaksa untuk izinkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah. Olehnya itu bagi orang tua yang tidak mengizinkan anaknya, kita tetap layani untuk mengikuti pembelajaran secara daring,” katanya.

Sumarni berharap, kualitas pendidikan di SMP Al Azhar lebih baik lagi, kemudian para siswa lebih bisa menerima pembelajaran, walaupun target kurikulum tidak ditentukan, karena di masa pandemi, guru tidak dianjurkan mengejar target kurikulum itu.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas