Home Poso

Pelantikan Pejabat Tunggu Rekomendasi Kemendagri

29
Yan Guluda. (Foto: Metrosulawesi/ Saiful Sulayapi)

Poso, Metrosulawesi.id – Panitia Seleksi (Pansel) Lelang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT) saat ini telah mengirimkan surat izin untuk melakukan pelantikan pejabat eselon II yang terpilih. Saat ini tim pansel menunggu izin rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna melakukan pelantikan tersebut.

Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Yan Edward Guluda SH MH  sebagai ketua pansel menyampaikan bahwa  pansel telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov)  Sulteng guna mengirimkan surat rekomendasi dari Pemkab Poso  untuk izin melaksanakan pelantikan pejabat eselon II  secepatnya mengingat pentingnya pejabat definitif OPD.

Tim sudah mengirimkan surat rekomendasi ke Pemprov pada  beberapa waktu  lalu. Dengan mengirimkan surat rekomendasi ke Pemprov karena untuk mengirimkan surat rekomendasi tersebut ke Kemendagri, maka diperlukan tanda tangan dari Gubernur atau melalui Gubernur. Sebagai perwakilan pemerintah pusat,” jelasnya kepada wartawan Jumat 28 Agustus 2020.

Yan Edward Guluda  menambahkan, setelah mengirimkan surat rekomendasi guna melakukan pelantikan pejabat eselon II ini, pansel tinggal menunggu surat balasan atau surat rekomendasi dari Kemendagri untuk melakukan pelantikan.

“Untuk berapa lama menunggu balasan tersebut, tidak bisa dipastikan untuk waktunya, sebab itu wewenang Menteri. Apabila sudah mendapatkan balasan Kemendagri akan mengirimkan kembali surat balasan tersebut kepada Pemprov. Kemudian barulah nantinya Pemprov akan mengirimkan surat balasan dari Kemendagri tersebut kepada Pansel lelang eselon II Pemkab Poso,” jelasnya.

Selain itu,  Yan Edward Guluda  menjelaskan bahwa saat ini surat rekomendasi yang dikirimkan ke Kemendagri masih mencakup nama tiga besar disetiap jabatan yang kosong.

“Sampai saat ini belum ada satu nama yang terpilih untuk menjadi kepala Dinas maupun jabatan Asisten serta Staf Ahli. Untuk itu setelah adanya balasan dari Kemendagri baru nantinya Bupati Poso akan memilih satu nama dari tiga besar nama tersebut untuk menjadi  Pimpinan Tinggi Pratama  dan dilakukan pelantikan secara resmi,” pungkasnya.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas