Home Politik

Golkar Sulteng Sebut Kasman Lassa untuk 2024

88
SALAM - Ketua DPD I Golkar Arus Abdul Karim bersalaman dengan Bupati Donggala Kasman Lassa pada Musda Golkar Ke X di Gedung Oasis, Sabtu 29 Agustus 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

  • Subhi Terpilih Pimpin Golkar Donggala

Donggala, Metrosulawesi.id – Ketua DPD I Golkar Arus Abdul Karim memuji kepemimpinan Bupati Donggala Kasman Lassa di hadapan peserta Musda ke X Partai Golkar. Musda dilaksanakan di Gedung Oasis Kelurahan Tanjung Batu Kecamatan Banawa, Sabtu (29/8/2020).

Arus tak segan mengatakan potensi yang dimiliki Kasman Lassa bisa dilanjutkan ke tingkat provinsi di tahun 2024.

“Pak Kasman Lassa calon pemimpin Sulteng untuk tahun 2024. Semoga Golkar dan Nasdem bisa seirama di kontestasi Pilkada Gubernur tahun ini, dan pilkada 2024,” katanya.

Arus menjelaskan, dinamika politik jelang pilgub memang sangat terasa, tapi katanya tetap berharap di kontestasi pilkada gubernur tahun ini beringin bisa berkoalisi dengan Partai Nasdem mengusung Rusdi Mastura-Mamum Amin.

“Golkar dan Nasdem adalah sahabat, tetapi gonjang-ganjing politik hingga saat sekarang belum jelas, namun itu adalah politik, tetapi kami berharap Golkar bisa berkoalisi bersama Nasdem di pilgub, dan Bupati Kasman Lassa bisa ikut berkompetisi di Sulteng untuk tahun 2024 bersama Golkar,” tuturnya.

Kasman Lassa saat membuka secara resmi Musyawarah Daerah Golkar bernostalgia tentang partai Golkar. Kasman berkisah pernah menjabat sebagai pengurus Partai Golkar tingkat kecamatan dan mengetahui persis partai beringin.

“Dulu belum ada larangan PNS berpolitik, kiprah saya di Golkar sampai terasa di sum-sum,” sebut Kasman disambut tepuk tangan peserta musyawarah.

Hanya saja lanjutnya lagi, pada helatan Pilkada 2018 Golkar memilih jalan politiknya sendiri tak mau bergabung dengan gerbong kapal besar bernama Sakaya. Akibatnya yang tidak naik Sakaya (perahu) tenggelam di makan hiu.

“Ternyata Sakaya (perahu) itu sudah ada sejak 7400 tahun silam di zaman Nabi Nuh, makanya pada saat pilkada 2018 kemarin saya menamakan tagline politik Sakaya (perahu) sebuah tagline yang memiliki nilai kebaikan, kisah sejarah Islam menginspirasi saya menggunakan Sakaya melintas dan berlayar untuk kemajuan Donggala, yang tidak ikut saya atau tidak naik perahu Sakaya tenggelam dan pasti dimakan ikan hiu,” kisahnya disambut tawa peserta Musda.

Diketahui Musda ke X partai Golkar yang berakhir hingga Sabtu petang, enam kader terbaik beringin memperebutkan posisi ketua DPD II, empat diantaranya anggota DPRD Donggala aktif Abu Bakar Aljufri, Subhi, Safrudin Mahyudin, dan Bahtiar. Sedangkan dua berasal dari latar belakang berbeda yakni Ilham Kawaru dan Ruslan Nur. Dari enam calon tersebut pengurus Golkar yang memiliki hak suara menjatuhkan pilihan kepada Subhi anggota DPRD yang duduk di Komisi III sebagai pimpinan DPD II Golkar periode 2020-2025.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

1 COMMENT

Ayo tulis komentar cerdas