Home Palu

Unismuh Palu Diizinkan Gelar Wisuda Tatap Muka

35
KUKUHKAN WISUDAWAN - Rektor Unismuh Palu, Dr H Rajindra SE MM saat mengukuhkan salah satu wisudawan Unismuh Palu beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu, menetapkan pelaksanaan Wisuda diakhir Agustus ini dilaksanakan secara tatap muka setelah sebelumnya melakukan konsultasi dengan Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Lembaga Layanan Dikti Wilayah IX Sulawesi Gorontalo.

Dalam konsultasi itu, kedua lembaga tersebut mengizinkan Kampus Biru Unismuh Palu melaksanakan wisuda secara tatap muka, dengan ketentuan tetap memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19.

“Insyaallah, kita akan melaksakan (wisuda) secara tatap muka setelah diizinkan oleh Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Lembaga Layanan Dikti Wilayah IX Sulawesi Gorontalo,”ujar Rektor Unismuh Palu, Dr. Rajindra, belum lama ini.

Kata Rajindra, pelaksanaan wisuda tatap muka sebenarnya sudah menjadi harapan bagi para calon peserta wisuda, karena banyak diantara mereka merasa enggan mengikuti wisuda jika dilaksanakan secara daring. Pihak panitia kampus selama ini berupaya mencari formula agar pelaksanaan wisuda tetap bisa berlangsung tanpa melanggar ketentuan pemerintah, dalam hal ini protokol kesehatan Covid-19 serta tidak mengecewakan peserta wisuda.

“Dan alhamdulillah, solusi itu kita bisa temukan setelah sebelumnya salah satu perguruan tinggi di Makassar juga sudah melakukan hal yang sama,” ujarnya.

Namun kata Rajindra, dalam pelaksanaan wisuda kali ini dipastikan sangat jauh berbeda dengan pelaksanaan wisuda sebelumnya, yang diperkenankan hadir di lokasi wisuda hanya peserta, selain dari itu tidak diizinkan.

“Jadi wisuda kali ini tidak didampingi pendamping peserta yakni orang tua, kemudian pelaksanaannya digelar secara persesi. Artinya, kemungkinan besar dilaksanakan tidak hanya dalam satu hari, melainkan lebih dari satu hari, menyesuaikan dengan jumlah peserta wisuda,” jelasnya.

Kemudian kata Rajindra, dalam proses wisuda tetap jaga jarak, olehnya itu tentunya peserta sangat terbatas dalam satu ruangan.

“Paling tidak hanya 50 orang dalam satu sesi, selain juga peserta harus tetap memakai masker, mengikuti pemeriksaan suhu badan dan cuci tangan sebelum memasuki ruangan wisuda. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya klaster baru dalam penularan Covid-19 di Kota Palu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Wisuda Unismuh Palu 2020, Dr Wahiduddin Basry, mengungkapkan, bahwa pelaksanaan wisuda dijadwalkan selama dua hari, 31 Agustus hingga 1 September 2020.

“Namun dua hari itu itu tidak menutup kemungkinan bisa bertambah, menyesuaikan dengan jumlah peserta wisuda, karena sampai saat ini panitia masih memberikan kesempatan kepada para calon wisudawan untuk mendaftarkan diri sebelum nantinya panitia menutup pendaftaran pada 13 Agustus 2020,” ujarnya.

“Kita masih menunggu sampai tanggal 13 Agustus, pastinya berapa hari pelaksanaanya, ya setelah ditutup pendaftaran,” ungkap Dekan Fakultas Teknik Unismuh Palu ini.

Untuk tempat pelaksanaan wisuda, Wahiduddin mengungkapkan wisuda dialihkan dari Gedung Islamic Center ke Aula Rektorat Unismuh Palu.

“Peralihan tempat itu dilakukan setelah mempertimbangkan keselamatan peserta wisuda,” katanya.

“Jika dilakukan di Gedung Islamic Center Unismuh Palu dipastikan pengunjung  baik itu masyarakat atau orang tua wisudawan tidak dapat dihindari, sterilisasi tidak bisa menjamin, namun berbeda jika dilangsungkan di Aula Rektorat pasti terjamin, yang dapat masuk keruangan dengan sendirinya akan terseleksi, karena akses masuk aula hanya satu pintu,” jelasnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas