Home Hukum & Kriminal

1.605 Napi Dapat Remisi HUT RI

20
Sunar Agus. (Foto: Ist)

  • Kadivpas: SK Diserahkan Secara Virtual

Palu, Metrosulawesi.id – Sebanyak 1.605 orang narapidana (napi) di Sulawesi Tengah akan mendapat remisi atau pengurangan masa tahanan dalam momentum HUT ke-75 Republik Indonesia Tahun 2020.

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia  (Kemenkumham) Sulteng, Sunar Agus, mengatakan 1.605 napi tersebut telah diusulkan mendapat remisi HUT RI ke Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham  RI sejak 7 Agustus 2020.

“Sudah kami kirim data rekapitulasi pemberian remisi umum bagi narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), Rumah Tahanan (Rutan), Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA),” ungkap Sunar di Palu, Rabu, 12 Agustus 2020.

Dia mengatakan karena masih pandemi virus corona, penyerahan SK remisi kepada napi akan dilakukan secara virtual. Masing-masing napi yang mendapat remisi mendapat SK tepat pada 17 Agustus, pekan depan.

“SK akan diserahkan secara virtual serempak pada 17 Agustus pukul 13.45 WITA,” ucap Kadivpas.

Dari 1.605 napi yang mendapat remisi HUT RI, 1.577 orang merupakan pengurangan masa tahanan mulai 1 sampai 6 bulan (remisi umum I). Sementara sisanya remisi umum II (bebas) sebanyak 28 orang dari Lapas Klas IIA Palu, 27 orang dan Lapas Klas III Parigi, 1 orang.

Napi yang mendapat remisi terdiri atas berbagai kasus yang saat ini menjalani masa hukuman diberbagai lembaga pemasyarakatan se-Sulteng. Para napi diusulkan mendapat remisi karena telah memenuhi ketentuan berlaku.

Remisi diberikan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, PP Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, yang telah diubah menjadi PP Nomor 99 Tahun 2012 dan Keppres Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi.

Syarat mutlak pemberian remisi kepada Napi yaitu telah menjalani masa hukuman minimal 6 bulan dan tentunya harus berkelakuan baik. Tapi meski berkelakuan baik apabila belum menjalani hukuman selama 6 bulan, tentu tidak bisa menerima remisi. Diharapkan remisi yang diberikan dapat memotivasi napi untuk penyadaran diri agar berbuat baik. Dengan begitu ketika kembali ketengah-tengah masyarakat akan cepat diterima, khususnya di lingkungan keluarga.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas