Home Palu

Tanggal Wisuda Untad Tunggu Rapat Pimpinan

46
Samsumarlin. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Universitas Tadulako (Untad) belum menentukan tanggal pelaksanaan wisuda angkatan ke-102. Plt Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan (BAKP) Untad, Drs Samsumarlin M.Si, mengungkapkan penentuan tanggal wisuda masih harus rapat bersama pimpinan Untad.

“Belum ada tanggal pasti, tapi kita ancang-ancang tanggal 18 Agustus, cuma sudah mepet waktu-nya, harus dirapatkan dulu,” ungkapnya kepada Metrosulawesi, Selasa, 11 Agustus 2020.

Hanya yang bisa dipastikan jadwal wisuda 102 tetap akan dilaksanakan dalam bulan ini (Agustus). Pelaksanaan wisuda yang bersama dengan bulan Dies Natalis ke-39 Untad juga belum bisa dipastikan akan dirangkaikan.

“Termasuk itu (Dies Natalis) nanti yang akan dirapatkan pelaksanaannya,” ucap Samsumarlin.

Sebelumnya, Samsumarlin mengatakan pendaftaran wisuda 102 telah dibuka sejak pertengahan Juni 2020. Dikatakan, pelaksanaan wisuda tengah dipertimbangkan secara konvensional. Namun demikian, keputusan akhir melihat perkembangan pandemi Covid-19 bulan depan.

“Kita belum bisa pastikan, tapi tetap perencanaan wisuda secara konvensional. Kita tinggal melihat situasi pandemi Covid-19 bulan Agustus nanti. Tapi kalau masih seperti sekarang ini, mau tidak mau harus tetap secara virtual (online),” ungkap Samsumarlin, Kamis, 16 Juli 2020.

Dia mengatakan panitia belum menetapkan tanggal pasti pelaksanaan wisuda karena tergantung dari jumlah pendaftar. Panitia menargetkan pendaftar wisuda ke-102 sebanyak 700 orang.

Calon wisudawan yang telah mendafar diminta menyetor berkas ke Sub Bagian Akademik dan Evaluasi BAKP Untad. Berkas yang harus disetor yaitu fotocopy ijazah terakhir, SK yudisium, KTP, bukti pembayaran SPP/UKT semester satu sampai terakhir, bukti pembayaran wisuda, dan pas foto ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar. Berkas tersebut dimasukkan dalam map snalhekter.

Samsumarlin mengatakan berkas tersebut harus disetor untuk menghindari kesalahan dalam pencetakan ijazah. Kesalahan dimaksud seperti penulisan nama, tempat dan tanggal lahir, serta jenjang pendidikan atau program studi.

“Kemarin itu ada kesalahan penulisan nama karena berdasarkan data yang dimasukkan secara online ke kami, misalnya yang harusnya pake huruf s, jadi z. Mungkin ada wisudawan menyuruh adiknya yang menginput data. Makanya untuk menghindari kejadian serupa, kami wajibkan calon wisudawan menyetor berkas yang dipersyaratkan ke BAKP Untad,” tandas Samsumarlin.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas