Home Palu

Hadianto: Mau Palu Maju? Mari Kita ‘Keroyok’

43
Hadianto Rasyid. (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)

  • Bila Jadi Wali Kota Palu, Apa Yang Dilakukan? (1)

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tidak lama lagi. Di Kota Palu sedikitnya, ada empat pasang bakal calon (Balon) wali kota-wakil wali kota yang kemungkinan akan bertarung merebut kursi nomor satu di Pemkot. Mulai hari ini, Metrosulawesi menurunkan tulisan singkat terkait yang akan mereka lakukan bila kelak menjadi wali kota Palu.

SALAH satu balon wali kota Palu adalah Hadianto Rasyid. Dia berpasangan dengan dr Reny Lamadjido. Dalam wawancaranya dengan Metrosulawesi, Hadianto mengajak seluruh elemen yang ada untuk ‘mengeroyok’ dan peran serta dalam memajukan dan mengangkat kesejahteraan masyarakat.

Alasan yang paling utama adalah mengabdi dan memajukan Kota Palu bersama masyarakatnya dengan berbagai program yang sudah disiapkan. Bagi Hadianto, maju dalam perhelatan lima tahunan ini bukanlah untuk mencari kekayaan. Baginya yang terpenting adalah mengubah wajah Kota Palu dan kehidupan masyarakatnya menjadi lebih baik.

Ditemui di salah satu kafe, Senin 6 Juli 2020 lalu, Hadianto mengatakan sejumlah agenda sudah dipersiapkan bilamana kelak diberi amanah oleh rakyat Kota Palu.

Dengan hastag, Palu Mantap Bergerak, Hadianto memetakan enam sektor dengan rumusan sejumlah agenda program.

Menurut Hadianto, bila ingin memajukan Kota Palu, maka kita semua harus terlibat.

“Saya butuh kita semua. Saya mau kita ‘keroyok’ ke depannya. Ide-ide bagus kita yang masuk untuk memajukan kota ini. Tapi kalau kita berkelompok-kelompok, baku suka tidak suka, hanya kita-kita bakuliat, aduh ndak bisa. Ndak bisa. Ndak bisa,” kata Hadianto.

Lanjut Ketua DPD Partai Hati Nurani Rakyat Sulawesi Tengah itu, ini bukan urusan sering jalan bersama atau tidak jalan bersama.

“Tapi ini masalah besar yang dihadapi oleh kita semua dan kita mau turun semua,” ujarnya.

TENTANG HADIANTO
Nama Lengkap: Hadianto Rasyid
Lahir: Palu, 10 Juni 1975
Alamat: Jl Nuri, Kota Palu
Nama Istri: Diah Puspita
Anak:
1. Abel Thariq Rasyid
2. Desya Ramadani Firamida
3. Audrey Arizki
4. Zuri Aleza Rasyid
Pendidikan:
1. SDN 4 Mangkura
2. Pesantren Wali Songo, Jatim
3. Universitas Pancasila, Jakarta
Pengalaman Organisasi:
1. Ketua Gabungan Pengusaha Wisata Bahari
2. Ketua LPM Taipa
3. Ketua PS Bintang Timur Taipa
4. Ketua Umum PSSI Sulawesi Tengah
Pengalaman Politik:
1. Ketua PAC Hanura Palu Utara
2. Ketua DPC Hanura Kota Palu
3. Ketua DPD Hanura Sulawesi Tengah
4. Anggota DPRD Kota Palu
5. Anggota DPRD Sulawesi Tengah
Pengalaman Kerja:
1. Direktur PT Rasma Mulia
2. Pemilik Taipa Beach

Dalam memajukan sektor perekonomian masyarakat, Hadianto mengaklu punya program andalan yaitu menyiapkan Rp4 miliar untuk bedah rumah plus model usaha per kelurahan. Untuk awal, kata Hadianto, program itu nantinya akan menyasar 10 rumah perkelurahan dari target 1.000 rumah. Program bedah rumah itu nantinya akan diintegrasikan dengan home industri dengan melibatkan perusahaan daerah (Perusda). Bila dari rumah memiliki empat sampai 5 orang, maka sudah ada 5.000 tenaga kerja.

“Itu sama saja dengan ibarat memindahkan sebuah pabrik,” kata Hadianto lagi.

Dengan begitu, sektor-sektor perekonomian masyarakat akan bergerak. Termasuk nantinya pada sektor pariwisata. Bila masyarakat punya pendapatan, maka mereka juga butuh rekreasi. Dengan sendirinya sektor pariwisata akan terdorong.

Masih di sektor ekonomi, Hadianto juga menginginkan agar perusahaan daerah lebih berperan dan bisa memberikan kontibusi kepada pendapatan daerah.

“Nantinya kita ingin perusda itu ikut mengelola seperti perparkiran,” kata Hadianto.

Hadianto juga memprogramkan reformasi dan revitalisasi moda transportasi, kawasan ekonomi kreatif dan religi, kawasan agrowisata Layana dan Petobo dan sejumlah program lainnya.

Di sektor infrastruktur, ada enam progam yang Ia siapkan antara lain bangunan tahan gempa, membangun gudang logistik bencana dan Waterfront Park Talise (Monumen Tsunami) dll.

Hadianto juga masih punya banyak program untuk sektor kependudukan, pelayanan dasar (kesehatan dan pendidikan), birokrasi dan keuangan serta lingkungan.

Menyangkut pasangannya, dr Reny Lamadjido, Hadianto beralasan butuh penyeimbang dan bisa mengerem atau mengingatkan.

“Sebagai bekas birokrat, tentu ia (Reny Lamadjido,red) punya pengalaman dalam memanage dan bisa mengingatkan,” ujar Hadi.

Pasangan Hadianto Rasyid-Reny Lamadjido saat ini sudah mendapatkan dukungan dari Partai Hanura dan Partai Kebangkitan Bangsa dengan jumlah tujuh kursi. Sesuai ketentuan, pasangan calon Walikota/Wakil Walikota Palu harus mendapat tujuh kursi dukungan partai politik atau koalisi partai politik.

Reporter: Pataruddin
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas