Home Sulteng

Rp32 M Bansos Gubernur Juli-Agustus

33
Ridwan Mumu. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

  • Ridwan: Sudah Disalurkan ke Kabupaten/Kota

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Tengah, H Ridwan Mumu, mengungkapkan pihaknya sudah menyalurkan bantuan sosial (bansos) Gubernur Sulteng ke kabupaten/kota sebesar Rp32 miliar.

Bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Sulteng atas pandemi virus corona (Covid-19) yang diperuntukkan ke 146.722 Kepala keluarga (KK) miskin di daerah ini. Bantuan tersebut akan diberikan dalam bentuk beras 10 kilogram per KK melalui Dinsos kabupaten/kota untuk jangka waktu Juli-Agustus 2020.

“Bantuan pak gubernur untuk dua bulan uangnya sudah 100 persen terealisasi kami kirim,” ungkap Ridwan di Palu, Jumat, 7 Agustus 2020.

Dia mengatakan pengadaan beras yang akan disalurkan bekerjasama dengan Bulog kabupaten/kota. Laporan yang diterima Ridwan, realisasi penyaluran dibeberapa kabupaten/kota sudah ada 100 persen.

Kabupaten/kota tersebut diantaranya Palu dengan penerima 11.389 KK, total bantuan beras yang disalurkan 227.780 kg. Kabupaten Sigi dengan penerima 14.082 KK, total bantuan beras yang disalurkan 599.820 kg. Parigi Moutong dengan penerima 22.761 KK, total bantuan beras yang disalurkan 455.220 kg.

Banggai Kepulauan dengan penerima 6.501 KK, total bantuan beras yang disalurkan 130.020 kg. Banggai Laut dengan penerima 2.343 KK, total bantuan beras yang disalurkan 46.860 kg.

Kabupaten Tolitoli dengan penerima 12.170 KK, total bantuan beras yang disalurkan 243.400 kg.

“Tapi ada juga kabupaten yang sama sekali belum ada realisasi penyaluran yaitu Donggala, Morowali, Morowali Utara, dan Banggai,” ujar Ridwan.

Ridwan menyebutkan belum mengetahui pasti kendala dihadapi kabupaten yang belum menyalurkan bansos gubernur. Olehnya dalam waktu dekat ia berencana akan mengunjungi kabupaten-kabupaten tersebut.

“Cuma yang di Donggala saya dengar karena ada penggantian kepala dinas sosial di sana,” ucapnya.

Penerima bansos gubernur dikatakan masyarakat miskin atau pra sejahtera yang tercatat di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). Penyaluran bansos gebernur harus tuntas dalam bulan ini.

“Kalau tidak tuntas dalam Agustus ini, bantuan terpaksa harus kami tarik,” pungkas Ridwan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas