Home Hukum & Kriminal

Terdakwa Dino Febrian Dituntut 14 Tahun Penjara

52
PASRAH - Terdakwa Dino Febrian saat menjalani sidang penuntutan dari JPU di PN Klas IA/PHI/Tipikor Palu, 4 Agustus 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Sudirman)

  • Pemilik Narkotika Jenis Sabu Seberat 1 Kg Lebih

Palu, Metrosulawesi.id – Dipidana penjara selama 14 tahun, itulah ancaman tuntutan pidana yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kepada terdakwa perkara dugaan tindak pidana narkotika Dino Febrian, di persidangan pada Pengadilan Negeri (PN) Klas IA/PHI/Tipikor Palu, Selasa 4 Agustus 2020.

Dino Febrian merupakan terdakwa kasus dugaan narkotika jenis sabu dengan barang bukti sebanyak 1 kilogram lebih. Terdakwa ini, sempat menjadi buronan selama dua tahun oleh pihak kepolisian. Selain Dino perkara ini sebelumnya telah memidanakan beberapa terdakwa lain, yang lebih dulu diadili.

Tuntutan pidana 14 tahun penjara yang diganjar kepada terdakwa Dino Febrian, dibacakan Hamka Muhtar SH. Sidang tuntutannya dipimpin ketua majelis hakim Zaufi Amri SH, didampingi dua hakim anggota Anthonie Spilkam SH dan Panji P Prasetyo SH.

Terdakwa Dino yang dipesakitan hadir didampingi tim penasehat hukumnya, Fikri SH dan Zamzam SH, dituntut demikian karena perbuatannya telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana narkotika golongan 1 dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram.

“Sebagaimana didakwakan dalam dakwaan alternatif pertama penuntut umum,” ungkap Hamka Muhtar SH jaksa pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu ini.

Selain terdakwa juga dituntur pidana denda sebesar Rp 5 miliar, subsider 5 bulan penjara.  Tuntutan itu telah berdasar pertimbangan yang memberatkan, yakni perbuatan terdakwa tidak mendukung pemerintah dalam hal pemberantasan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan berbahaya. Terdakwa mempersulit pihak kepolisian dalam melakukan penangkapan, dan terdakwa sempat buron selama dua tahun.

“Hal meringankan terdakwa menyesali perbuatannya dan tidak akan mengulanginya lagi. Terdakwa berterus terang sehingga memperlancar proses persidangan, dan terdakwa merupakan tulang punggung keluarga dan masih muda sehingga masih dapat memperbaiki dirinya dimasa depan,”tandas Hamka Muchtar.

Atas tuntutan itu, terdakwa bersama kuasa hukumnya diberi kesempatan untuk mengajukan pembelaan disidang. Untuk pembelaan tersebut rencananya akan diajukan tertulis.

Reporter: Sudirman

1 COMMENT

  1. Apa ga slah ya jaksa penuntutnya beri tunttutan 14 th saja?? Kasus seperti biasanya di dapat hukuman mati atau paling lama seumur hidup tanpa naik banding

Ayo tulis komentar cerdas