Home Senggang

Kesunyian di Matamu

11
Chaerul Anam. (Foto: Dok)

Oleh: Chaerul Anam

aku melihat kesunyian dimatamu
mengendap meraba hatimu
desir angin sepi
bertiup dari tatapanmu
memilin rindu
deras mengalir

aku melihat
kesunyian dimatamu
saat rabb-Mu
meminta kesunyian itu
kau ikhlaskan untuk Rabb-Mu
air mata kesunyian
mengalir ….
membeku
menguatkan ketaqwaanmu
kepada Rabb-Mu
bahwa seberapa besarpun
harta yang kita miliki
jika itu permintaan Allah SWT
harus kita ikhlas’
sekalipun itu anak kita
yang entah sudah berapa lama
kita idam idamkan

qurban adalah pemecah
kesunyian yang ada dimatamu
meriuhkan kebesaran ketaqwaan
yang mengendap di dadamu

berubah menjadi pancaran taqwa
saat suara takbir menalu
dipucuk pucuk menara masjid
lalu…
senyum kerinduan
akan syafaatnya
menebal di bibirmu

Palu, 31 Juli 2020


Chaerul Anam adalah Dosen Jurusan IESP FEB UNTAD, Aktif mempublikasikan tulisan tulisannya baik di Jurnal Ilmiah, Artikel Populer, maupun puisi puisinya diberbagai media

Ayo tulis komentar cerdas