Home Palu

19 Klub Motor Berbagi Daging Kurban ke Penyintas Bencana Palu

15
Perwakilan dari 19 komunitas motor yang tergabung dalam Bold Riders Palu, tengah berkoordinasi untuk mempersiapkan kegiatan kurban. Kegiatan ini diselenggarakan di salah satu kafe di Palu. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id Sebanyak 19 komunitas motor yang tergabung dalam Bold Riders Palu peduli berkolaborasi untuk memberikan paket daging kurban  kepada warga yang terkena dampak bencana alam gempa, tsunami dan likuefaksi di Palu. Meski bencana 2018 tersebut terjadi hampir 2 tahun silam, kehidupan masyarakat di wilayah bencana itu masih jauh dari normal.

Rencananya, anak-anak motor dari berbagai varian merek ini akan membagikan paket daging kurban kepada warga yang tinggal di hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap). Mereka adalah warga yang kehilangan tempat tinggal saat peristiwa gempa, tsunami, dan likuefaksi Palu.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertajuk “Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Berbagi” yang melibatkan 379 komunitas di 42 kota. Lebih dari 15 ribu anggota dari komunitas besar di antaranya yaitu Bold Riders ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang baru pertama kali dilakukan.

“Ada banyak huntara dan huntap di sini. Teman-teman masih melakukan survey untuk menentukan warga di huntara dan huntap mana yang layak dan berhak mendapatkan daging kurban,” terang Pembina Bold Riders Palu, Mokhamad Robby Hidayat, Rabu (28/7).

Robby menambahkan pembagian daging kurban tidak hanya didistribusikan bagi warga di daerah huntara dan huntap. Sebagian daging kurban juga akan dibagikan kepada sesama bikers yang membutuhkan.

“Jadi sebagian teman-teman bikers ini ada juga yang membutuhkan. Karena itu, ada skenario untuk mengalokasikan sebagian daging kurban kepada teman bikers yang membutuhkan,” lanjut Robby, Senin (27/7/2020).

Komunitas anak motor ini membeli hewan kurban di Pasar Hewan Palu. Mereka juga ingin membantu ekonomi peternak lokal yang dalam beberapa bulan terakhir terkena dampak Covid-19.

“Kami secara tidak langsung juga ingin membantu perekonomian para peternak lokal. Nantinya, hewan kurban akan kami titipkan sampai hari H penyembelihan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas