Home Palu

IAIN Palu Batal Laksanakan Wisuda

19
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Palu, Dr Abidin Djafar. (Foto: Humas IAIN Palu)

Palu, Metrosulawesi.id – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, memutuskan tidak melaksanakan wisuda kesatu Tahun 2020 disituasi pandemi virus corona jenis baru (COVID-19), sebagai langkah pencegahan penyebaran virus tersebut.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Palu, Dr Abidin Djafar, Senin, 27 Juli 2020, dalam rilis tertulisnya, mengatakan bahwa karena situasi pandemi virus corona maka diputuskan untuk tidak melaksanakan wisuda kesatu atau wisuda pertama Tahun 2020.

“IAIN Palu berdasarkan arahan Rektor Prof Dr H Sagaf S Pettalongi MPd, tidak akan melaksankana wisuda tatap muka langsung atau secara daring. Kita harus tetap waspada dengan pandemi COVID-19 ini, karena itu Rektor memerintahkan ke saya untuk membuat Surat Edaran untuk tidak melaksanakan wisuda,” jelasnya.

Abidin Djafar, juga mengatakan bahwa jika melaksanakan wisuda secara daring, mau atau tidak mau akan tetap ada pelayanan administrasi, yang secara langsung harus bertemu dan bertatap muka dengan calon peserta wisuda.

“Pasti akan ada pengurusan administrasi, tandatangan dan segalanya yang membuat kita harus saling ketemu, dan saat bersamaan kita lupa dengan situasi pandemi ini. Olehnya, harus tetap waspada,” jelasnya.

Selain itu, jika melaksanakan wisuda secara online/daring harus ada perwakilan mahasiswa yang dikumpul di satu tempat ruang tertentu. Artinya, tetap ada perkumpulan orang.

“Untuk menghindari itu, maka diputuskan tidak ada wisuda secara online/daring atau wisuda secara tatap muka langsung, di wisuda pertama/kesatu Tahun 2020 ini,” tegsnya.

Terkait dengan tidak adanya wisuda itu, Abidin Djafar juga menjelaskan bahwa  pihaknya telah mengeluarkan edaran, dan sudah disampaikan kepada seluruh fakultas dan jurusan di lingkungan IAIN Palu.

Olehnya, Ia menjelaskan, mahasiswa yang telah yudisium di masing-masing fakultas, boleh segera mengurusi kelengkapan berkas untuk pengambilan ijazah.

“Wisuda pertama/kesatu Tahun 2020 ini direncanakan pada Juni 2020, namun itu tidak dilaksanakan karena situasi pandemi. Namun, tidak dilaksanakannya wisuda bukan berarti bahwa ijazah tidak sah. Tidak ada pengaruhnya wisuda dengan gelar dan ijazah. Karena wisuda hanya pesta seremonialnya saja,” ujarnya.

Selanjutnya, ujar dia, jika situasi telah membaik masa-masa akan datang, IAIN Palu melaksanakan wisuda. Lalu, alumni yang belum diwisuda ingin mengikuti wisuda, maka IAIN Palu mempersilahkan untuk mendaftar. Abidin menguraikan Tahun 2020 ini untuk wisuda pertama/kesatu IAIN Palu menargetkan jumlah peserta wisuda mencapai 350 orang.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas