Home Palu

Rosida: Tanpa Masker, Jangan Dilayani

30
Rosida Thalib. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

  • Disdukcapil Kota Palu

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Palu mulai membuka pelayanan tatap muka untuk pengurusan administrasi kependudukan (adminduk). Namun pelayanan tatap muka adminduk baru diterapkan di kantor kecamatan di Kota Palu.

Kepala Disdukcapil Kota Palu, Rosida Thalib, mengungkapkan dalam pelayanan tatap muka, petugas menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona (Covid-19), salah satunya dengan memakai masker. Demikian pula bagi masyarakat yang ingin mengurus adminduk, wajib memakai masker.

“Protokol Covid tetap kita utamakan. Saya sudah sampaikan apabila tidak ada masker, jangan dilayani, harus tegas,” ungkap Rosida di Palu, Kamis, 23 Juli 2020.

Seperti diberitakan, saat ini ada empat kecamatan di Kota Palu yang kembali telah membuka pelayanan adminduk. Pelayanan adminduk dimaksud seperti perekaman KTP-elektronik (KTP-el), Kartu Keluarga (KK), akte kelahiran, surat pindah penduduk, dan akta kematian.

“Empat kecamatan itu yakni Palu Timur, Palu Selatan, Palu Barat, dan Tawaeli, ditambah satu pelayanan di PTSP provinsi, namun di tempat ini belum ada perekaman, sebab alat kami masih sangat terbatas,” ujar Rosida.  

Selain itu, kata Rosida, saat ini Disdukcapil Kota Palu tidak lagi menerbitkan Surat Keterangan (suket) pengganti E-KTP sejak awal 2020, terhitung mulai Februari sampai saat ini.

“Olehnya itu hingga saat ini sudah tidak ada lagi suket semua di cetak KTP-el, yang tersisa status Print Ready Record (PRR) sebanyak 8 orang, sebab masih belum mencukupi umur untuk dicetakan KTP-el,” katanya.

Rosida mengatakan, pihaknya juga dalam waktu dekat ini mulai 27 Juli hingga September akan turun setiap hari ke tiga kecamatan dan lima kelurahan untuk mengecek data warga yang tidak pernah diperbarui sejak lima tahun.

“Pengecekan data secara mobile ini telah kami sampaikan melalui surat edaran di beberapa kelurahan untuk ditindaklanjuti di setiap RT, agar memberitahukan warganya melalui rumah ibadah baik gereja maupun masjid untuk memperhatikan datanya agar dapat diperbarui,” pungkas Rosida.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas