Home Hukum & Kriminal

Hari Pertama Ops Patuh Tinombala, Polres Palu Tilang 11 Pelanggar

38
PENINDAKAN - Personel Satlantas Polres Palu, saat melaksanakan operasi patuh tinombala 2020. (Foto: Polres Palu)

Palu, Metrosulawesi.id – Hari pertama digelarnya Operasi Patuh  Tinombala 2020, Kamis 23 Juli 2020, Satlantas Polres Palu menemukan sejumlah pelanggaran yang dilakukan pengendara dalam berlalu lintas.

Kapolres Palu AKBP Moch Sholeh , SIK, melalui Kaurbinops Satlantas Polres Palu IPTU I Made Antera, mengatakan ada 11 berkas tilang yang dikeluarkan petugas dalam operasi sistem  hunting, yang dilakukan di beberapa titik di Kota Palu, dan paling banyak yang kedapatan melanggar ada;ah pengendara sepada motor, yang tidak melengkapi komponen kendaraan dan surat surat seperti STNK ,SIM.

“Kami juga masih menemukan pemengemudi roda empat, yang tidak mengenakan sabuk pengaman,dan kami lakukan teguran,” ucapnya.

“11 surat tilang tersebut adalah,  pengendara motor yang tidak memakai helm ada 6, melawan Arus ada 4, anak dibawah umur ada 1 jadi jumlah seluruhnya 11 Surat tilang , kita juga menegur warga yang tidak memakai masker,” tambahnya.

IPTU I Made Antera juga mengatakan bahwa, dalam kegiatan Ops Patuh Tinombala 2020 ini, petugas tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19, serta bekerja sama dengan disub Kota Palu serta stakeholder terkait, untuk memberikan teguran atau penindakan kepada pengendara yang tidak memakai masker atau tak mematuhi Protokol kesehatan.

” Khusus untuk melakukan pemeriksaan masker, namun sesuai target Ops Patuh tinombala 2020 dan mengingat masa Operasi pada situasi AKB (adaptasi kebiasaan baru), maka tetap ada kegiatan preemtif dan preventif berupa imbauan pelaksanaan protokol kesehatan kepada masyarakat baik pengguna jalan, masyarakat terorganisir, dan tidak terorganisir dan lain-lain,” ujarnya.

“Sasaran Ops Patuh Tinombala 2020 adalah segala bentuk pelanggaran lalu lintas yang berpotensi mengganggu keselamatan berlalu lintas yang termasuk dalam 17 sasaran prioritas, diantaranya adalah melawan arus, anak di bawah umur menggunakan ranmor, ranmor bak terbuka untuk muat orang, mengemudikan ranmor menggunakan ponsel dan lainnya,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas