Home Sulteng

Perpustakaan Sekolah Wajib Terakreditasi

26
FOTO BERSAMA - Kepala Dispusarda Sulteng, Ardiansyah Lamasitudju, saat foto bersama dengan lima sekolah yang meraih penghargaan perpustakaan terbaik di salah satu Hotel di Palu, belum lama ini. (Foto: Istimewa)

  • Lima Perpustakaan Raih Predikat Terbaik

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusarda) Provinsi Sulawesi Tengah memberikan penghargaan predikat terbaik kepada lima perpustakaan Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Lima sekolah itu adalah SMA Al Azhar Mandiri Palu yang meraih juara satu, kemudian SMA Negeri 3 Sigi juara dua, SMAN 4 Palu juara tiga, SMAN 1 Dampelas harapan satu, dan SMAN 2 Palu harapan dua,” kata Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca, Rohani Mastura, di Palu, Selasa, 21 Juli 2020.

Rohani mengatakan, perpustakaan sekolah wajib terakreditasi, karena akreditasi perpustakaan sekolah adalah sesuatu hal yang baru, setelah sebelumnya akreditasi perpustakaan merupakan satu rangkaian dalam mencapai akreditasi sekolah. “Namun sekarang ini akreditasi perpustakan telah berdiri sendiri,” katanya.

“Dalam meraih akreditasi perpustakaan sekolah perlu mempersiapkan sembilan komponen, yakni layanan, kerjasama, koleksi, bahan perpustakaan, SDM perpustakaan, gedung dan sarana prasarana, anggaran, manajemen, dan perawatan koleksi,” jelas Rohani.

Sementara itu, Kepala Dispusarda Sulteng, Ardiansyah Lamasitudju, mengungkapkan, di Indonesia minat baca sudah sangat terbangun dengan dahsyat, buktinya saja orang yang baru bangun dari tidurnya pasti langsung mencari ponselnya untuk membuka media sosial, dan tentunya pasti membaca.

“Meskipun minat baca sudah tumbuh, tetapi kualitas atau daya baca belum tercipta. Terkadang masyarakat membaca di media sosial hal-hal yang tidak bermanfaat untuk dirinya. Seharusnya yang dibaca itu  bermanfaat buat dirinya, sehingga memiliki daya baca dan akhirnya membangun literasi dalam dirinya sendiri untuk pemahaman bahkan skillnya,” ujarnya.

Menurut Ardiansyah, perpustakaan diciptakan untuk menjadi sentral informasi, pendidikan, dan kebudayaan, bahkan sentral rekreasi. Jika sudah ada daya baca tercipta dalam diri seseorang, pasti akan tumbuh literasi di dalam diri orang itu, sebab literasi itu kedalaman pemahaman.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas