Home Palu

Sekolah Diimbau Lakukan Pemetaan

33
Ansyar Sutiadi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, mengatakan, kepala sekolah dapat menjadi komandan para guru kelas untuk melakukan pemetaan murid yang mampu menggunakan daring, luring, bahkan hanya mampu menggunakan modul untuk belajar karena keterbatasan sarana.

“Di Kota Palu ternyata masih ada peserta didik yang tidak memiliki hp, bahkan tidak memiliki listrik di wilayahnya. Olehnya itu saya berharap jika pemetaannya sudah ada, tinggal modul dan materinya, agar dibuat semudah mungkin agar gampang dipahami oleh peserta didik,” kata Ansyar, saat dihubungi Metro Sulawesi, Senin, 20 Juli 2020.

Kemudian kata Ansyar, dalam pembelajarannya, dana BOS harus memfasilitasi pulsa data internet guru dan kunjungan guru kepada peserta didik.

“Saya sangat berharap para guru dapat melakukan kunjungan ke rumah peserta didik, sehingga terjadi silahturahim dan komunikasi yang baik, apabila terjadi kesulitan dalam belajar,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ansyar mengatakan, secara fakta lapangan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada beberapa sekolah di Palu tidak sesuai target jumlah rombongan belajar (kuota).

“Olehnya itu kami akan membuat surat kepada Kemendikbud RI, khususnya terkait jam mengajar guru yang akan berdampak pada tunjangan sertifikasi, seperti tahun-tahun sebelumnya kita diberi kebijakan seperti itu,” kata Ansyar.

Kata Ansyar, kurangnya siswa baru itu terjadi secara faktual, bahkan pihaknya sudah berupaya membuka PPDB sampai saat ini agar ada siswa yang masuk sesuai zonasinya, karena  mungkin saja ada siswa dari luar kota yang ingin belajar di Kota Palu, namun hingga saat ini belum ada ketambahan yang signifikan.

“Memang ada beberapa sekolah siswanya bertambah, tetapi belum sesuai dengan target kita berdasarkan kuota rombel yang terbuka. Misalnya di SMPN 15 Palu, karena disini menamatkan enam rombel, maka sebenarnya peserta didik baru yang masuk enam rombel, walaupun kelasnya banyak terbuka, tetapi saya dengar laporannya kemarin jumlahnya masih lima rombel,” ujarnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas