Home Palu

BKN-Pemda Diminta Siapkan Teknis SKB

27
Supardi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Donggala di Palu, Supardi, mengungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) telah mengeluarkan surat edaran tertanggal 16 Juli agar pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS formasi tahun 2019 dilanjutkan.

BKN bersama Pemerintah Daerah (Pemda) diminta melakukan persiapan teknis penyelenggaraan SKB dengan metode Computer Assisted Test (CAT). Rencana penjadwalan kegiatan tersebut dengan BKN menjadi langkah pertama yang harus dilakukan.

“Pelaksanaan SKB dijadwalkan pada September sampai Oktober 2020,” ungkap Supardi, Minggu, 19 Juli 2020.

Dia mengatakan Menteri PANRB menginstruksikan bagi instansi yang melaksanakan SKB tambahan selain dengan CAT, maka waktu dan teknis pelaksanaannya diatur masing-masing dengan cacatan telah memiliki persetujuan serta dilaksanakan dalam kurun waktu September hingga Oktober 2020. Adapun untuk pengolahan dan pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada akhir Oktober.

Ditegaskan, seluruh pelaksanaan SKB wajib memperhatikan pedoman dan/atau protokol pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah pusat dan daerah. Olehnya upaya penetapan lokasi tes yang meminimalisir pergerakan peserta menjadi prioritas.

Selanjutnya, perlu dilakukan persiapan teknis untuk penyelenggaran SKB tambahan selain CAT. Hal ini diperuntukkan bagi instansi yang telah memiliki surat persetujuan pada seleksi CPNS kali ini.

Bagi instansi yang menyelenggarakan SKB tambahan, langkah ketiga adalah melakukan penyederhanaan atau penyesuaian terhadap tes atau materi SKB yang berpotensi menyimpang dari protokol kesehatan. Khusus tes wawancara, dapat dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi informasi semaksimal mungkin, seperti penggunaan video conference.

“Penyesuaian ini dilakukan dengan tetap memenuhi prasyarat dalam pengujian kualitas, kapabilitas, kompetensi, dan profesionalisme dari CPNS yang akan direkrut,” ucap Supardi.

Supardi menuturkan Menteri PANRB memerintahkan perlu dilakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di daerah, Polda dan Polres, serta Dinas Kesehatan di tempat yang akan menjadi lokasi tes pelaksanaan SKB.

Untuk jadwal pasti pelaksanaan SKB akan diumumkan kepada peserta sesegera mungkin. Peserta juga harus diingatkan untuk selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan mempersiapkan diri dalam mengikuti SKB sesuai jadwal.

“Bagi peserta dengan suhu tubuh ≥37,3⁰C, tetap dapat mengikuti SKB yang akan ditangani oleh petugas khusus dan ruang seleksi khusus,” pungkas Supardi.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas