Home Palu

19 SMPN Kekurangan Siswa Baru

13
H. Ansyar Sutiadi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, mengatakan, sebanyak 19 SMP Negeri di Palu masih kekurangan peserta didik baru.

Menurut Ansyar, salah satu penyebab kurangnya siswa di beberapa sekolah itu karena adanya sejumlah peserta didik mendaftar di beberapa sekolah tertentu yang tidak sesuai zonasinya, beberapa siswa sebagian masuk mendaftar di jenjang MTs dan sekolah swasta.

“Saat ini kami lagi memantau proses pendaftaran kembali siswa baru, khususnya yang berasal dari Palu, karena pada saat pendaftaran awal, banyak yang mencoba keluar dari zonasinya, sehingga menumpuk di sekolah-sekolah tertentu, sebab kita menggunakan sistem online. Olehnya itu siswa yang tidak sesuai zonasi pastilah mereka akan kita tempatkan ke sekolah yang sesuai zonasinya,” ujar Ansyar, saat dihubungi Metro Sulawesi, Minggu, 12 Juli 2020.

Selain itu, kata Ansyar, pada pendaftaran ulang ini pihaknya akan melihat berapa jumlah siswa baru yang akan mengisi kekurangan yang terjadi di beberapa sekolah tersebut.

“Kami akui memang masih banyak sekolah yang belum terisi bangkunya, namun akan mengaturnya sesuai kebijakan dan aturan yang berlaku dalam PPDB,” ungkapnya.

Ansyar mengatakan, saat PPDB kemarin, peserta didik yang berasal dari luar Kota Palu, misalnya dari Kabupaten Donggala dan Sigi, mendaftar di sekolah negeri yang ada di Palu.

“Untuk di Donggala saya sudah koordinasi dengan Kadis pendidikannya dan beliau mengizinkan anak muridnya sekolah di Palu. Maka mereka nanti kami arahkan ke sekolah-sekolah yang belum terisi bangkunya berdasarkan zonasinya, ” katanya.

Untuk siswa asal Kabupaten Sigi, kata Ansyar, dirinya sementara koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Sigi.

“Namun informasinya mereka meminta agar peserta didiknya dikembalikan lagi, sehingga bagi siswa dari Kabupaten Sigi dimintakan surat keterangan dari Kadisdikbudnya, karena dari Sigi tidak merespon hal tersebut,” katanya.

“Siswa-siswa ini yang kita harap mengisi beberapa sekolah yang masih kosong jumlah peserta didiknya,” ucapnya.

Ansyar mengungkapkan, dari 23 SMP negeri dan SMP Satap, hanya ada empat sekolah yang terpenuhi, lainya sebanyak 19 sekolah masih mengalami kekurangan peserta didik.

“Yang sudah cukup siswanya itu SMPN 1, SMPN 2, SMPN 16, dan SMPN 3 atau SMPN 9, sekolah lainnya masih kekurangan siswa,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas