Home Parigi Moutong

Samsurizal: Lokasi Banjir Setiap Tahunnya Sering Bermasalah

27
Bupati Parimo, Samsurizal Tombolotutu (kanan) saatmeninjau sungai Desa Bayontongo, Senin (13/07/2020) sore. (Foto: Ist/ Humas Pemda Parimo)
  • Bupati Parimo Tinjau Lokasi Banjir dan Beri Bantuan Korban Banjir

Parimo, Metrosulawesi.id – Bupati Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Samsurizal Tombolotutu, meninjau langsung lokasi banjir  di Desa Boyantongo dan Desa Olobaru Kecamatan Parigi Selatan, Senin (13/07/2020) sore.

Menurut Samsurizal, Desa Bayontongo dan Desa Olobaru  setiap tahunnya bermasalah sejak tahun 2012. Dimulai dari banjir bandang yang menghantam jembatan Dolago, hingga saat ini muncul lagi banjir besar di muara sungai.

‘’Saya pernah sampaikan ke warga   akan dibuatkan tanggulnya tetapi ada masalah sedikit dengan berbagai alasan, sehingga tidak jadi. Tetapi sudahlah karena sudah lewat. Insya Allah saya akan berkoordinasi dengan DPRD, mudah mudahan muara sungai bisa kita perbaiki. Saya minta ini kita kawal bersama. Kita tembok saja tahun depan. Tolong DPRD kita anggarkan bersama buat tanggul permanen saja,” tutur Samsurizal saat meninjau lokasi banjir di Desa Boyantongo.

Samsurizal meminta, agar masyarakat yang terdampak banjir bandang ini harus kuat, jangan menyerah, dan harus mampu melewati ujian ini. Karena hari ini pihaknya menyerahkan bantuan untuk korban yang terdampak Banjir Bandang.

Sementara itu, Kepala BPBD Parimo, Abd Azis Tombolotutu, menanggapi ‘suara miring’ yang ditujukan kepada dinas yang dipimpinnya dalam menangani banjir yang menerjang Desa Bayontongo.

Terkait lambatnya alat berat yang diturunkan ke lokasi banjir, dijelaskan Abd. Azis,  aturannya saat banjir besar  tidak bisa dipaksakan diturunkan alat berat, karena sangat beresiko.

Diungkapnnya, ada empat alat berat dikerahkan pasca banjir di dua desa tersebut., Tiga unit  di sungai Desa Boyantongo dan satu  unit di sungai Desa Olobaru.

‘’Di Desa Boyantongo ini ada 18 Kepala Keluarga terdampak, yakni enam unit rumah hanyut, 12 rumah terendam dan saat ini sudah terancam.  Lima unit rumah di Desa Olobaru juga terancam,’’ ungkap Abd. Azis.

Dalam kesempatan itu juga, Wakil Ketua DPRD Parimo, Faisan Badja mengatakan, pihaknya  telah mengkomunikasikan bersama Balai Sungai Provinsi untuk mengatasi hal tersebut.

“Insya Allah,  saya dan pak bupati akan mendampingi kepala Balai Sungai untuk melihat kondisi beberapa sungai yang ada di Parigi Moutong ini.” ujar Faisan.

Dalam Kunjungannya itu, Bupati Parimo Samsurizal Tombolotutu, menyerahkan bantuan berupa sembako, matras, dan lain sebagainya. Penyerahan bantuan dilakukan secara  simbolis kepada 12 KK.

Saat mengunjungi lokasi dan menemui para korban banjir, bupati selain didampingi Wakil ketua DPRD Parimo dan Kepala BPBD Parimo, ikut dalam rombongan diantaranya Kepala Badan Ketahanan Pangan Parimo Nelson Metubun, Kepala Dinas Kominfo  Hamka Lagala, Kepala Dinas Sosial Sudarmin Tombolotutu, dan Camat Parigi Selatan Endang Pandake. (*)

Reporter: Zulfikar

Ayo tulis komentar cerdas