Home Palu

Pegawai BPOM Terkonfirmasi Covid-19 Sembuh

23
Fauzi Ferdiansyah. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Satu orang pegawai Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Palu yang sempat terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) dinyatakan sembuh. Kepala BPOM di Palu, Fauzi Ferdiansyah, mengatakan pegawai inisial B dinyatakan sembuh setelah tiga kali swab test dengan hasil negatif.

“Alhamdulillah, sudah sembuh, keluar dari rumah sakit tanggal 23 Juni 2020,” ujar Fauzi kepada Metrosulawesi, Jumat, 3 Juli 2020.

Sejak terkonfirmasi positif Covid-19, B jenis kelamin perempuan, menjalani perawatan di RS Madani sekitar dua pekan lebih. Fauzi mengatakan meski telah sembuh, B masih harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

“Sekarang masih isolasi mandiri, dia WFH (work from home) atau kerja dari rumah,” pungkas Fauzi.

Seperti diberitakan, B dinyatakan positif corona setelah menjalani rapid test yang dilaksanakan BPOM Palu selama dua hari, Selasa dan Rabu, 2-3 Juni. Dari pelaksanaan rapid test terhadap 99 pegawai BPOM Plau, B dinyatakan reaktif (positif) virus corona (Covid-19).

“Ada reaktif satu orang, kemudian dilanjutkan dengan swab test PCR, dan hasilnya juga positif. Hasil swab test-nya baru keluar hari Minggu, 7 Juni 2020,” ungkap Fauzi kepada Metrosulawesi, Senin, 8 Juni 2020.

B di BPOM Palu berstatus PPNPN (Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri). B dikatakan positif Covid-19 tanpa gejala (OTG). Menurut Fauzi, B dalam beberapa bulan terakhir tidak melakukan perjalanan ke luar daerah. Adapun B bertugas sebagai tim pengujian di Laboratorium Kimia BPOM Palu.

BPOM Palu langsung bergerak sigap dengan melakukan tracking dan penyemprotan disinfektan di lingkungan kantor dan ruang-ruang kerja. Mencegah penyebaran virus corona, pelayanan BPOM Palu sementara dialihkan menjadi online.

“Pelayanan yang sifatnya publik kita lakukan secara online dulu, sambil menunggu instruksi dari pusat. Nanti 10 hari ke depan kami akan kembali melaksanakan rapid test ke semua pegawai BPOM di Palu,” terangnya.

Dalam pelaksanaan rapid test, BPOM Palu menggandeng petugas Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Sulteng. Namun untuk pengadaan rapid test dilakukan secara mandiri oleh BPOM Palu.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas