Home Ekonomi

Bisnis Sepeda Lipat, Untungpun ‘Berlipat’

35
Toni, penjual sepeda lipat yang berdagang di Jalan Puebongo II, Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Laporan: Fikri Alihana

BISNIS penjualan sepeda lipat kian menjanjikan di Kota Palu. Seiring dengan tingginya minat warga memilih bersepeda sebagai sarana berolahraga. Keuntungan berlipat pun menanti.

Toni, pria yang juga sehari-hari menjajakan masker di Jalan Puebongo II, Kelurahan Palupi, Kecamatan Tatanga, Kota Palu begitu antusias demi mendapatkan tambahan biaya menafkahi anak dan istrinya.

Meski belum lama menjual sepeda lipat, namun bisnis barunya itu rupanya memberi keuntungan lumayan. Satu unit cukup bervariasi dikisaran Rp2 hingga mencapai Rp5 juta.

“Alhamdulilah tiga hari ini ada sekitar 3-4 unit per hari yang laku terjual. Jadi tergantung mereka mau cari yang bagaimana. Harga mahal ada, yang murah juga ada kalau memang mau,” tuturnya kepada Metrosulawesi, Jumat (3/7/2020).

Untuk stok, sepeda lipat didatangkan dari Kota Surabaya dan Makassar. Sedangkan, merek yang dijualnya juga beragam. Namun, tipe Element Ecosmo dan Pacific 2990 HT-V yang paling diminati oleh pencinta sepeda lipat.

“Keunggulan Element Ecosmo mempunyai ukuran ban 20 inci, sehingga lebih pas dipakai oleh kalangan remaja dan dewasa. Kalau Pacific 2990 HT-V ukuran ban 16 inci, tentu saja produk ini akan nyaman dipakai oleh anak yang masih duduk di bangku sekolah,” paparnya.

Menurutnya, daya beli masyarakat saat ini terhadap sepeda lipat begitu tinggi. Sehingga, jika dilihat presentasi minat bersepeda di Kota Palu kurang lebih hampir sekitar 80%. Ia pun berharap dagangannya tetap laku keras, saat pandemi Covid-19 berakhir kelak.

“Komunitas sepeda sudah mulai banyak terlihat di Kota Palu. Makanya, penjualan cukup dibilang lumayan karena mengikuti tren zaman sekarang. Walaupun corona sudah tidak ada, saya harap jualan sepeda terus laku begin,” terangnya.

Belakangan jumlah pengguna sepeda semakin meningkat di mana-mana. Hal ini tentu membuat kondisi jalanan semakin ramai dan rawan kecelakaan. Terlebih hobi baru naik sepeda dilakukan bikers dan masyarakat.

Ditanya soal pajak sepeda yang akan diterapkan oleh pemerintah, Roni mengatakan, jika hal tersebut diberlakukan otomatis akan berdampak ke penjualan dan pastinya harga sepeda juga mengalami kenaikan. (**)

Ayo tulis komentar cerdas