Home Palu

Tersisa Dua Pasien Positif Dirawat di RSUD Anutapura

40
drg Herry Mulyadi. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Plt Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu, drg Herry Mulyadi, mengatakan, untuk saat ini pasien yang dirawat terkonfirmasi positif tersisa dua orang, sebab belum lama ini, satu orang sudah dinyatakan sembuh (negatif).

“Satu orang yang negatif itu insial J riwayat perjalanan dari Makassar, dan J ini sudah keluar kemarin dari RSU Anutapura, karena sudah ada hasil swab testnya kedua yang dinyatakan negatif,” kata Herry, saat dihubungi Metro Sulawesi, Rabu, 1 Juli 2020. 

Sementara itu, kata Herry, Syahrir, pasien yang lalu sempat kabur dari rumah sakit, hasil swab test pertamanya juga sudah negatif, pasien S ini tinggal menunggu swab test kedua.

“Terkait dengan ketersedian Alat Pelindung Diri (APD) di RSU Anutapura saat ini masih cukup, sebab kami kemarin membeli lagi 500 APD yang sesuai standar. Sebenarnya banyak bantuan APD, tetapi tidak sesuai standar untuk di ruang Covid,” ujarnya.

Herry pun mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Palu untuk senangtiasa menjaga kesehatan, menaati protokol kesehatan untuk tetap gunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak.

“Yang paling penting adalah kedisiplinan. Jika kita disiplin, aktivitas sosial yang kita jalani bisa terjaga, sebab kita harus pahami bahwa pandemi Covid-19 ini belum berakhir, kita harus selalu tetap waspada, jangan sampai kita merasa lengah akibat minimnya jumlah terkonfirmasi positif,” katanya.

Herry mengungkapkan, perlu diketahui, Provinsi Sulteng masuk urutan tiga besar di Indonesia tingkat kesembuhan positif Covid-19, di atas 80 persen.

“Artinya, apa yang kami lakukan ini bagian dari pada upaya-upaya mempersempit ruang gerak atau melebarnya kasus Covid-19 ini,” ungkapnya.

Sementara itu, kata Herry, sesuai rapat evaluasi belum lama ini di Posko Kota Palu, secara umum, usulan Satgas Covid-19 bahwa penjagaan di Pos Pemeriksaan Kesehatan diperpanjang hingga dua minggu ke depan.

“Jadi untuk pos-pos penjagaan tetap lebih diperketat, agar supaya jangan sampai apa yang kita raih sekarang ini menjadi bumerang, tiba-tiba ada muncul lagi,” katanya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas