Home Palu

Diizinkan Cek Ruangan Sebelum Ujian

37
BERI KETERANGAN - Humas LTMPT Untad, Yutdam Mudin (kemeja batik), saat memberi keterangan pers kepada awak media di Palu, Senin, 29 Juni 2020. (Foto: Istimewa)
  • UTBK SBMPTN

Palu, Metrosulawesi.id – Panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Universitas Tadulako (LTMPT Untad) mengizinkan peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) mengecek ruangan sehari sebelum pelaksanaan ujian.

“Kalau cek ruangan tetap diperbolehkan, tapi harus memakai masker dan menjaga jarak,” ungkap Humas LTMPT Untad, Yutdam Mudin di Palu, Senin, 29 Juni 2020.

Yutdam menjelaskan cek ruangan tetap dibolehkan karena tidak semua peserta bisa menguasai teknologi. Panitia LTMPT Untad juga akan menyiapkan denah lokasi ruang UTBK.

LTMPT Untad menyiapkan 29 ruangan per sesi yang tersebar di 4 lokasi yaitu 10 ruangan di Untad, 4 ruangan di SMKN 1 Palu, 9 ruangan di SMKN 2 Palu serta 6 ruangan di SMKN 3 Palu. Per sesi ujian akan diikuti 445 peserta dengan sebaran terdiri atas 170 peserta yang akan mengikuti UTBK di Untad, 60 peserta di SMKN 1 Palu, 135 peserta di SMKN 2 Palu, dan 90 di SMKN 3 Palu.

Panitia kata Yutdam menyediakan posko pemeriksaan kesehatan Tim Satgas Covid-19 selama pelaksanaan UTBK yang berlokasi di area Untad dan area Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng untuk peserta ujian di luar area kampus.

Selain itu, panitia telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar mengetahui pelaksanaan UTBK Untad di Kota Palu. Adapun kebijakan terkait surat keterangan sehat atau surat rapid test tergantung tergantung kebijakan masing-masing daerah.

“Kami sudah ketemu dengan pak gubernur menyampaikan jumlah peserta yang akan datang ke Palu. Kami sampaikan juga dari total jumlah pendaftar, sekitar 35 persen merupakan siswa tidak mampu. Jadi kalau mau dibebani untuk mengurus protokol Covid tentu agak berat. Bagaimana bentuk tanggapan pemerintah, itu kami serahkan kepada pemerintah sebagai Satgas Covid di daerah,” pungkas Yutdam.

Seperti diberitakan, pelaksanaan UTBK SBMPTN di Untad akan berlangsung mulai 5 sampai 12 Juli mendatang. UTBK akan menerapkan protokol kesehatan pencegahan virus corona (Covid-19). Bagi peserta dengan suhu tubuh di atas 38 derajat dilarang mengikuti ujian.

“Sebelum masuk ke ruangan ujian, peserta akan dicek suhu tubuh, kalau di atas 38 derajat tidak bisa ikut UTBK,” ungkap Yutdam kepada awak media di Lantai I Rektorat Untad, Senin, 29 Juni 2020.

Yutdam mengatakan tercatat 6.374 peserta SBMPTN akan mengikuti tes UTBK di Untad. Masing-masing peserta UTBK dan pengawas wajib menggunakan masker dan menjaga jarak. Bagi peserta yang saat dicek dengan suhu tubuh di atas 38 derajat, akan dijadwalkan ulang untuk mengikuti UTBK.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas