Home Parigi Moutong

Jembatan Suli Amblas, Antrian Kendaraan dari Pagi hingga Menjelang Sore

53
Truk bermuatan sembako yang terperosok di Jembatan Suli, tengah dievakuasi dengan alat berat, di Desa Suli, Kecamatan Balinggi, Parimo. (Foto: Metrosulawesi/ Zulfikar)

Parimo, Metrosulawesi.id – Jembatan di jalur trans Sulawesi—tepatnya di Desa Suli, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) amblas. MInggu (28/06/2020). Antrian panjang kendaraan roda empat dan dua, dari pagi hingga sore.

‘’Ia betul, jembatan yang ada di Desa Suli, Minggu pagi. Amblasnya jembatan yang merupakan akses dari dan ke Parimo ini, diakibatkan curah hujan deras, membuat jembatan tersebut amblas,’’ ujar Kepala Desa Suli, I Wayan Sugita kepada Metrosulawesi.id.

Amblasnya jembatan, jelas Wayan, bertepatan melintas truk yang akan menuju Kabupaten Banggai dengan bermuatan sembako. Saat melintas, jembatan ambas, dan truk pun terperosok.

‘’Untung pengemudi tidak mengalami cedera. Namun truk bermutan sembako itu terperosok hingga menutupi ruan jalan di atas jembatan,’’ jelas Wayan.           

Dikatakan Wayan, amblasnya jembatan itu membuat arus transportasi yang menuju ke Kabupaten Poso maupun masuk ke Kabupaten Parimo, tertahan.  Beberapa kendaraan mencoba memilih jalan alternatif.

Memang ada jalan alternative. Tapi pengendara sebagian besar memilih untuk menunggu dievakuasinya truk yang terperosok di jembatan.

Sekadar diketahui, sejak sepekan, Wilayah Parimo diguyu hujan deras. Akibatnya sejumlah wilayah diterjang banjir. Termasuk sungai Suli yang ,melintasi  Desa Suli meluap, dan mengikis kontruksi jembatan yang ada, hingga jembatan tersebut amblas.  

“Curah hujan yang deras sejak sepekan terakhir, mengakibatkan air Sungai Suli meluap. Akibatnya bagian penyangga ujung jembatan tergerus hingga jebol,” urai Wayan.

Dari Pantauan Metrosulawesi.id di lokasi jembatan yang jebol, mbil truk yang terperosok, sekitar pukul 13.45 Wita , dapat dievakuasi dengan menggunakan alat berat. Usai dievakuasinya truk tersebut, kendaraan yang antri menunggu sejak pagi, akhirnya dapat melintasi tras Sulawesi di Desa Suli. (*)

Reporter: Zulfikar

Ayo tulis komentar cerdas