Home Palu

Alur PPDB SMAN 2 Palu Dilakukan Secara Online

23
Eddy Siswanto. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala SMA Negeri 2 Palu, Eddy Siswanto, mengatakan, untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolahnya, semua melalui sistem online. Terkait dengan mekanisme atau alur-alur pendaftaran,  telah disampaikan kepada orang tua siswa lewat website maupun media sosial.

“Saat ini pendaftar sedang mengikuti mekanisme pemberkasan file-file pendukung seperti SKHU, Kartu Keluarga, dan piagam-piagam prestasi. Proses pendaftaran ini berlangsung hingga 17 Juni 2020,” kata Eddy, melalui ponselnya, Rabu, 10 Juni 2020.

Setelah itu, kata Eddy, panitia akan memproses berkas pendaftar dan akan mengumumkan hasilnya pada 25 Juni 2020, sesuai surat edaran.

“Untuk pendaftaran secara manual, SMAN 2 Palu tidak memberlakukannya. Kecuali mungkin nanti pada saat setelah pengumuman ada lapor diri bagi peserta didik yang lulus, ada pembatasan untuk datang ke sekolah, dan tentunya sesuai protokol Covid-19,” ujarnya.

Menurut Eddy, semua alat pencegahan penyebaran Covid-19 seperti tempat cuci tangan, pengukur suhu badan telah disiapkan.

“Jadi, misalnya ada siswa datang ke sekolah, mungkin akan dibagi secara bertahap. Misalnya jika 300 orang yang datang, maka setiap hari mungkin di terima 50 orang untuk lapor diri,” ungkapnya.

Kata Eddy, tujuan dari lapor diri ini untuk melihat apakah siswa ini betul-betul masuk di SMAN 2 Palu, karena biasanya, calon siswa sudah lulus di SMAN 1, SMAN 3. Selain itu untuk mengecek kebenaran dari data yang dikirim secara online.

“Untuk antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19, kami telah adakan beberapa hal, misalnya menyiapkan tempat cuci tangan, alat pengukur suhu badan, dan penyemprotan disinfektan,” ujarnya.

Bahkan kata Eddy, bagi siswa yang mendaftar ulang, diwajibkan menggunakan masker datang saat ke sekolah. Tidak boleh ada orang tua mendampinginya, sebab hanya penyetor formulir yang berhak ke sekolah.

“Nantinya kita akan bagi per tahap, apakah yang masuk 30 orang dulu atau seperti bagaimana nanti, tergantung dengan kondisi,” katanya.

Selain itu, Eddy mengungkapkan, sistem seleksi akan dilakukan secara online juga. Nanti panitia akan melakukan penginputan.

“Jadi, mereka yang akan melihat siswa mana yang masuk sistem zonasi 50 persen, 30 persen prestasi, kemudian 15 persen untuk dhuafa, dan 5 persen yang pindah mengikuti orang tua,” jelasnya.

“Sistem seleksi ini akan dilakukan selama 4-5 hari, baru akan diumumkan. Dan pada saat lapor diri nanti akan ada surat pernyataan bahwa memang data yang dimasukan sudah sesuai, jika tidak, pendaftar itu siap menanggung risiko,” ujarnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

1 COMMENT

  1. Km sebagai orang tua kecewa kami yg tinggal di asrama kodim jl juanda .anak saya tdk lolos seleksi jalur zona ,dan yg tinggal di jl purnawirawan lolos dengan jalur zona juga .
    Dan banyak yg tinggal lebih jauh dr anak saya yg lolos lewat jalur zona . Bagmn itu …. ?

Ayo tulis komentar cerdas