Home Palu

Salat Jumat Pertama

26
SUDAH DIBUKA - Salat Jumat di Masjid Al Mujahiddin kantor Gubernur Sulteng, Jumat 5 Juni 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Syahril Hantono)
  • Longki: Penerapan Protokol Kesehatan secara Ketat

Palu, Metrosulawesi.id – Masjid Al Mujahiddin kantor Gubernur Sulawesi Tengah menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan salat Jumat, 6 Juni 2020. Salat Jumat kemarin adalah yang pertama kali sejak masjid tersebut ditutup untuk salat berjamaah karena pandemi Covid-19.

Masjid tersebut dibuka untuk salat berjamaah namun terbatas hanya untuk jamaah di lingkungan masjid. Pada bagian luar dinding masjid ditempel pengumuman untuk sementara tidak menerima jamaah yang musafir.

Pantauan media ini di Masjid Almujahiddin protokol kesehatan diterapkan dan wajib ditaati oleh jamaah yang akan salat Jumat. Setiap jamaah yang masuk dicek suhu tubuhnya dengan thermo gun, sebelum masuk. Jamaah juga wajib menggunakan masker.

Antar jamaah berjarak sekitar satu meter. Tampak ikut salat berjamaah Gubernur H Longki Djanggola, Wagub H Rusli Dg Palabbi, Sekdaprov HM Hidayat Lamakarate, para ASN serta masyarakat sekitar. Salat Jumat berlangsung lebih 30 menit.

Usai salat Gubernur H Longki Djanggola mengatakan penerapan protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat. Menurutnya, dibukanya Masjid Almujahiddin telah melalui prosedur. Yakni adanya pertanyaan dari petugas yang menyatakan masjid tersebut steril. Selain itu pernyataan dari lurah setempat yang juga menyatakan hal yang sama.

Gubernur juga mengingatkan agar khatib tidak membawa khutbah yang panjang. Demikian juga terhadap imam agar membacakan surat Alquran yang pendek.

Ini memang sesuai fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang pelaksanaan salat Jumat di masa tatanan normal baru. Imam direkomendasikan membacakan surat pendek Al-Qur’an ketika melaksanakan salat Jumat. Selain membacakan surat pendek, MUI merekomendasikan kepada imam untuk memperpendek pelaksanaan khutbah. 

Hal tersebut tertuang dalam poin kedua fatwa MUI Nomor 31 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Salat Jum’at dan Jamaah untuk Mencegah Penularan Wabah Covid-19.

Pantauan Metrosulawesi, rata-rata semua masjid di Kota Palu sudah melayani salat berjamaah. Di Masjid Alfirdaus misalnya. Masjid milik PKS Sulteng itu mulai melayani salat berjamaah sejak Kamis 4 Juni 2020. Dan pada salat Jumat kemarin, ada cukup banyak jamaah yang hadir salat Jumat. Para jemaah tetap mengedepankan protokol kesehatan. Bagi jamaah yang tidak mengenakan masker, diberikan masker gratis oleh pengurus masjid Alfirdaus.

Dari Jakarta dilaporkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melaksanakan salat Jumat di Masjd Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta. Salat Jumat ini merupakan yang pertama kali diadakan kembali sejak pandemi COVID-19 dan pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi di Jakarta.

Dalam keterangan tertulis dari Sekretariat Presiden, Jumat 5 Juni 2020, Jokowi memasuki masjid sekitar pukul 11.47 WIB dengan mengenakan masker dan dilakukan pemindaian suhu tubuh sebelum masuk ke masjid.

Setiba di masjid, Presiden terlebih dahulu melaksanakan salat sunah tahiyyatulmasjid. Yang bertindak sebagai imam dan khatib dalam salat Jumat kali ini adalah Sudarjat dan yang bertindak sebagai muazin ialah Apif Syarif Hidayat.

Di akun twiternya, Presiden mengucapkan rasa syukur bisa salat Jumat di masjid. “Alhamdulillah, hari ini bisa melaksanakan salat Jumat di Masjid Baiturrahim, di Kompleks Istana Kepresidenan,” tulis Jokowi.

“Ini salat Jumat pertama sejak pandemi Covid-19 dan pemberlakuan PSBB di Jakarta. Salat Jumat kali ini dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat,” tambah Presiden.

Sementara itu, dalam khutbahnya, khatib Sudarjat mengajak jemaah untuk terus meningkatkan iman dan takwa setelah beribadah puasa di bulan Ramadan. Khatib juga berharap pandemi COVID-19 bisa segera berakhir.

“Saat ini bangsa Indonesia dan seluruh bangsa-bangsa di dunia sedang menghadapi ujian yang sangat berat dari Allah SWT, yaitu pandemi COVID-19. Semoga dalam waktu yang tidak terlalu lama ini semua akan segera berakhir,” kata khatib.

Salat Jumat kali ini dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat, antara lain pengecekan suhu tubuh dan pengaturan jarak antarjemaah. Selain itu, jemaah membawa perlengkapan salat masing-masing, telah berwudu sebelum ke masjid, serta mengenakan masker.

Kapasitas masjid untuk sementara waktu dibatasi menjadi hanya 150 jemaah dari kapasitas sebelumnya sebanyak 750 anggota jemaah. Di sejumlah titik di sekitar lokasi masjid turut disediakan sarana cuci tangan, baik menggunakan sabun maupun hand sanitizer dan tisu antiseptik yang dapat digunakan jemaah.

Sementara itu, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) bersyukur bisa kembali melaksanakan ibadah Salat Jumat, di Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. JK menyebut Jumatan di Masjid Agung Al Azhar berjalan tertib dan jemaah yang hadir sudah sesuai protokol kesehatan pencegahan virus corona.

Salat Jumat ini digelar di tengah penerapan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masa transisi oleh Pemprov DKI Jakarta.

“Sudah tertib, tidak ada yang rapat-rapat. Pakai masker semua tidak ada yang tidak, karena kalau tidak (pakai masker) pengurus masjid itu tidak bisa masuk. Jadi aman, di mal kan enggak bisa begini cuma masjid yang aman,” kata JK usai menunaikan Salat Jumat di Masjid Al Azhar.

Menurutnya, pelaksanaan salat Jumat kali ini merupakan hal yang luar biasa karena umat Islam bisa kembali beribadah di masjid setelah selama 12 pekan pandemi virus corona beribadah di rumah.

“Alhamdulillah setelah kita 12 Jumat tidak salat Jumat. Ini hampir tiga bulan dan ini luar biasa, rahmat kembali ke masjid dan doa yang mustajab karena semuanya amin saat doa tadi,” kata eks Wakil Presiden RI itu.

Masjid Agung Al Azhar menggelar salat Jumat perdana di tengah penerapan aturan PSBB di masa transisi.

Pantauan CNNIndonesia.com, masjid tampak ramai didatangi jemaah yang ingin menunaikan salat berjemaah.

Sejak pukul 11.15 WIB, jemaah yang berjalan kaki dan yang mengendarai mobil atau motor terus berdatangan. Area parkir kendaraan, baik yang di dalam atau luar Masjid Al Azhar pun terlihat penuh.

Situasi ini pun mengakibatkan arus lalu lintas di depan Masjid Al Azhar yang berhadapan dengan Kantor Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sempat tersendat. (*)

Reporter: Syahril Hantono
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas