Home Poso

Kapolres Poso: Dalam Penyelidikan

31
ILUSTRASI - Penembakan. (Foto: Ist)
  • Terkait Insiden Penembakan

Poso, Metrosulawesi.id – Pihak Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah belum juga memberikan kepastian yang lebih jauh atas insiden penembakan dua warga Poso di Dusun Gayatri, Desa Maranda, Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso, Selasa 2 Juni 2020 sekitar pukul 14.30 Wita.

Sejumlah saksi mata, dimana keduanya, Firman dan Syarifuddin diduga menjadi korban sasaran salah tembak oleh aparat kepolisian sendiri yang bertugas di daerah Poso yang diketahui masih dilakukan Operasi Tinombala.

“Masih ada tim turun ke lapangan guna melakukan penyelidikan dan pendalaman atas insiden penembakan dua warga Poso tersebut,” demikian penjelasan Kapolres Poso AKBP Darno kepada wartawan, Kamis 4 Juni 2020.

Kapolres meminta agar semua pihak bersabar, sembari menunggu hasil penyelidikan di lapangan.

Sebagai mana diketahui dua pekebun di Poso, Sulawesi Tengah yang tewas dalam insiden penembakan, dimakamkan Rabu 3 Juni 2020 pada dua lokasi yang berbeda.

Jenazah Firman dimakamkan di Desa Kilo Kecamatan Poso Pesisir Utara, sementara Syarifuddin oleh pihak keluarganya dimakamkan di kampung halamannya yakni desa Pettirodeceng Kecamatan Camba Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan.
Keduanya, diduga menjadi korban salah tembak oleh oknum anggota polisi di Dusun Gayatri, Desa Maranda, Kecamatan Poso Pesisir Utara, saat sedang mamanen kopi di kebun.

Syarifuddin mengalami luka tembak di leher, sementara Firman luka tembak pada bagian mulut.

Prosesi pemakaman kedua warga itu diwarnai isak tangis dari keluarga korban.

Kondisi Poso Pesisir Utara hingga hari kedua pasca penembakan masih kondusif, namun aktivitas petani belum terlihat pergi ke kebun, mereka masih trauma atas insiden yang merenggut korban jiwa yang tak lain adalah keluarga mereka.

Keluarga mengharapkan ada kepastian dari pihak kepolisian atas kejadian penembakan yang merenggut korban jiwa.

Sementara Kapolda Sulteng Irjen Polisi Syafril Nursal hingga berita ini diturunkan masih berada di Poso.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas