Home Palu

Pastikan Dulu Pesawatnya, Baru Rapid Test

35
PERIKSA BERKAS - Hari pertama dibuka, Bandara Mutiara Sis Aljufri masih sepi penumpang. Tampak petugas memeriksa kelengkapan berkas kesehatan bagi setiap calon penumpang yang ingin berangkat, Rabu 3 Juni 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)
  • Hari Pertama Buka, Bandara Mutiara Masih Sepi

Palu, Metrosulawesi.id – setelah sempat dilakukan penutupan untuk penerbangan Komersial, akibat Pandemi Covid-19, Bandar Udara Mutiara Sis Aljufri Palu, Sulawesi Tengah, Indonesia, Rabu, 3 Juni 2020, kembali membuka untuk penerbangan Komersial. Walau terlihat sepi, petugas kesehatan dari Satuan Tugas Penanggulangan Penyebaran Virus Corona, Sulawesi Tengah, yang bertugas di Bandara Muatiara Sis Aljufie Palu, tetap melakukan protokol kesehatan.

Pantauan Wartawan Metrosulawesi, para calon penumpang diwajibkan memiliki surat izin keluar masuk (SIKM) Sulteng dan memiliki surat hasil pemeriksaan kesehatan terkait Covid -19, berupa dokumen kesehatan hasil tes rapid atau PCR serta surat tugas dari instansi penumpang bagi ASN.

Para Calon penumpang juga harus melalui dua chek point, termasuk pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk ruang pemberangkatan.

Kepala Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Ubeadillah, kepada wartawan mengatakan, persyaratan tersebut diwajibkan sebagai tindak lanjut pembatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

Ia mengatakan syarat yang disiapkan tersebut, berupa dokumen keterangan kesehatan, seperti rapid test atau PCR tes bebas Covid-19.

“Tapi ingat masa berlakunya, rapid test tiga hari, kalau PCR tujuh hari, jangan sampai tidak berlaku, sehingga benar-benar harus ada komunikasi dengan pihak airline penerbangan,” ujarnya.

Pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk ruang pemberangkatan Bandara Mutiara Sis Aljufri. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

“Pastikan dulu pesawatnya benar terbang atau tidak. Begitu oke baru lakukan repid test supaya menjaga jangan sampai masa berlaku keterangan kesehatan tidak berlaku,” tegasnya.

Dijelasnya, keterangan dokumen kesehatan tersebut bisa didapat di dinas terkait maupun Rumah Sakit yang memiliki peralatan tersebut.

Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, lanjut Ubeadillah, telah menyiapkan pos-pos penjagaan dan pemeriksaan untuk pembatasan perjalan orang dalam rangka percepatan penanganan Covid-19.

“Ini Ada dinas kesehatan Provinsi, Kota, ada KKP yang ujung tombak, kemudian ada BNPB, jadi ada cek point, pertama dilakukan pemeriksaan dengan dokumen perjalanan maupun dokumen kesehatan,” ujarnya.

“Bila lolos pemeriksaan pertama, maka akan diperiksa di cek point kedua, dilakukan pemeriksaan dokumennya sama suhu tubuh dan sebagainya. Kalau memang lolos semua baru bisa masuk ke cek in,” ujarnya.

Lebih jauh Kepala Bandara mengimbau kepada para calon penumpang, agar memastikan kelengkapan dokumen persyaratan sebelum membeli tiket. Kemudian, datang ke Bandara minimun tiga jam sbelm keberangkatan.

“Kalau penerbangannya pagi, maka penumpang harus satu hari sebelumnya datang ke Bandara, untuk melakukan pemeriksaan di point satu dan dua, baru besok paginya datang tinggal cek in, begitu di dalam ikuti prosedur penerbagan biasa,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas