Home Palu

Perpanjangan Kuliah Online Untad Tunggu Evaluasi

44
Lukman Nadjamudin. (Foto: Dok)

Palu, Metrosulawesi.id – Universitas Tadulako (Untad) belum memutuskan kelanjutan perpanjangan kuliah online atau dalam jaringan. Wakil Rektor Untad Bidang Akademik, Dr Lukman Nadjamuddin, menjelaskan pihaknya harus melakukan evaluasi dahulu dalam waktu dekat ini.

“Sekarang sudah memasuki masa libur semester, ada kesempatan untuk melakukan evaluasi atas pelaksanaan kuliah online. Perkuliahan tahun akademik baru, kemungkinan dimulai bulan Agustus,” ungkap Lukman, Rabu, 27 Mei 2020.

Dia mengatakan salah satu yang menjadi pertimbangan utama untuk perpanjangan kuliah online melihat perkembangan pandemi virus corona (Covid-19) di Sulteng. Apabila angka penularan virus corona masih tinggi, opsi memperpanjang kuliah online akan kembali terbuka.

“Pada intinya semua tergantung kondisi pandemi Covid-19 di Provinsi Sulawesi Tengah,” pungkas Lukman.

Seperti diketahui, Rektor Untad, Prof Dr Mahfudz MP, melalui Surat Edaran Nomor: 3981/UN28/SE/2020 kembali memperpanjang proses akademik/pembelajaran online dan sistem kerja ASN Untad dari rumah (work from home) sampai 29 Mei 2020.

Perpanjangan tersebut setelah mempertimbangkan semakin meluasnya pandemi Covid-19 dan sebagai bentuk partisipasi Universitas Tadulako dalam mencegah penyebarluasan virus corona.

Para Wakil Rektor, Dekan, Direktur, Ketua Lembaga, Kepala Biro, dan Pimpinan Unit diminta melaksanakan pemantauan terhadap kinerja di lingkungan masing-masing agar penyelenggaraan pelayanan tidak terhambat.

Sebelumnya, Lukman mengungkapkan bagi mahasiswa yang mengikuti perkuliahan dari awal hingga selesai, akan diberikan nilai minimal B.

“Kami juga sudah mengimbau dosen-dosen agar tidak memberikan tugas yang memberatkan bagi mahasiswa. Tugasnya cukup satu per mata kuliah, berapa pun dosen yang mengajar pada mata kuliah tersebut, agar mahasiswa tidak terbebani. Jika ada dosen yang memberikan tugas diluar imbauan dari universitas, kita akan berikan peringatan ke dosen yang bersangkutan,” ujar Lukman kepada awak media, baru-baru ini.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas