Home Ekonomi

Pasca Idul Fitri, Bawang Merah dan Cabai Merangkak Naik

56
Usai lebaran harga dari dua komoditi yaitu bawang merah dan cabai di pasar Tradisional Kota Palu terus merangkak naik. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Usai lebaran harga dari dua komoditi yaitu bawang merah dan cabai di pasar Tradisional Kota Palu terus merangkak naik.

Dari pantauan Metrosulawesi di Pasar Induk Tradisional Masomba, kenaikan dua komoditi tersebut tak tanggung-tanggung dari harga Rp45-50 ribu menjadi Rp60 ribu perkilogram untuk bawang merah.

Sedangkan, khusus cabai yang sebelumnya dikisaran Rp30-35 ribu sekarang menjadi Rp40 hingga Rp50 ribu perkilogram. Sementara itu, tomat sayur dari Rp4 ribu menjadi Rp5 ribu/kg.

Hj Siti, salah seorang pedagang di Pasar Masomba mengeluhkan hal tersebut. Apalagi, kata dia, semenjak bulan Ramadan sampai mendekati lebaran harga terbilang naik. Ditambah lagi, para pembeli yang datang semakin sepi.

“Bawang putih harganya dari Rp40 ribu turun menjadi Rp35 ribu perkilogram. Selama ada virus Corona masyarakat takut keluar rumah, makanya sunyi,” katanya, Rabu (27/5/2020).

Diungkapkannya, harga telur dikisaran Rp42 sampai dengan Rp45 ribu per rak. Menurutnya, di hari biasa sebelum adanya pandemi covid 19 pendapatan yang diperolehnya mencapai Rp4 hingga Rp5 juta.

“Sekarang sudah tidak seperti dulu sejak Corona pendapatan semakin menurun paling banyak hanya Rp2,5 juta. Stok bawang merah untuk pedagang juga saat ini kurang,” tuturnya.

Ia berharap ke depan pemerintah bisa menstabilkan harga komoditas ini. Sehingga, masyarakat ekonomi menengah ke bawah tidak terbebani atas kenaikan tersebut.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas