Home Palu

Melanggar Mudik, 953 Kendaraan Ditindak ‘Putar Balik’

85
Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng, Kombes Pol. Kingkin Winisuda SH S.Ik. (Foto: Ist)

  • Ops Ketupat Tinombala 2020 Jajaran Polda Sulteng

Palu, Metrosulawesi.id –  Memasuki H-2 hari raya Idul Fotri 1441 Hijriah, sedikitnya 953 kendaraan ditindak karena melanggar larangan mudik lebaran. Penindakan jajaran Kepolisian Lalulintas ini, dilakukan operasi Ketupat Tinombala 2020.

Penindakan terhadap ratusan kendaran baik roda empat maupun roda dua, dibenarkan Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng, Kombes Pol. Kingkin Winisuda SH S.Ik, kepada media di Mako Ditlantas Polda Sulteng, di Jalan raja Moili, Kota Palu, Jumat (22/05/2020).

Diungkapkan Kingkin Winisuda, operasi Ketupat Tinombala 2020, yang digelar sejak 24 April lalu, setidaknya jajarannya menindak pelanggar yakni, pengendara harus putar balik kendaraannya ke asalnya lantaran diktehui melanggar larangan mudik lebaran.

Dari jumlah kendaraan yang kena tindak, kendaraan  roda dua mendominasi larangan mudik, yaitu sebanyak 593 kendaraan, disusul kendaraan roda empat sebanyak  324 dan bus atau angkutan umum 36 kendaraan..

Kingkin juga mengatakan, wilayah yang paling banyak menemukan pelanggaran larangan mudik adalah Polres Sigi yaitu sebanyak 574 kendaraan, Polres Tolitoli 223 kendaraan, Polres  Parigi Moutong 86 kendaraan, Polres Touna 58 kendaraan, Polres Poso 7 kendaraan, Polres Palu 5 kendaraan,

Sementara, pelanggaran larangan mudik banyak ditemukan di Pos Karanja Lembah 120 kendaraan, Pos Mpanau 117 kendaraan, Pos Guru Tua 87 kendaraan, Pos Sekat Toboli 86 kendaraan dan sisanya beberapa pos sekat, pos pelayanan dan pos pengamanan yang telah digelar di lapangan,

“Pemerintah melakukan larangan mudik karena untuk mencegah penyebaran Covid-19, dengan melarang mudik berarti anda menyelamatkan keluarga dan saudara-saudara yang tinggal di kampung halaman, silaturahim Idul Fitri bisa dilakukan secara virtual” tutup Kingkin. (*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas