Home Politik

Reses DPRD Sulteng Door to Door

87
Ibrahim A Hafid. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – 45 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi SUlawesi Tengah (Sulteng) mulai melaksanakan reses pada Kamis 14 April 2020 hari ini. 45 anggota dewan itu kembali ke daerah pemilihan masing-masing untuk menjalankan kewajibannya itu guna melihat dan menampung aspirasi masyarakat.

Anggota DPRD Sulteng, Ibrahim A Hafid menjelaskan reses kali ini berbeda dengan reses sebelum-sebelumnya. Jika dulu reses dilakukan di suatu ruangan dengan menghadirkan masyarakat secara banyak, kali ini reses dilaksanakan secara door to door. Langkah itu diambil guna mencegah penularan Covid-19 mengingat saat ini Sulteng masih terdampak virus corona.

“Reses di tengah pandemi sangat penting, karena dapat melihat langsung upaya pemerintah dalam menangani penyebaran Covid-19. Selain itu, masifnya bantuan pemerintah juga perlu mandapat pengawasan maksimal demi memastikan bantuan itu diterima masyarakat dan tepat sasaran,” ujar Ibrahim, Rabu 13 Mei 2020.

Ibrahim menyadari pandemi sudah mengganggu kehidupan masyarakat, utamanya dari sisi pendapatan. Maka dari itu, kehadiran anggota dewan saat ditengah masyarakat guna melihat dan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat saat ini, baik sementara maupun pasca pandemi Covid-19.

Reses di musim pandemi duakuinya cukup riskan, maka dari itu pola reses kali ini diubah dari mengumpulkan masyarakat menjadi door to door. Nantinya masyarakat akan diberikan kuesioner untuk menyampaikan aspirasi mereka, sehingga intensitas kontak langsung terbatasi.

Setiap anggota dewan akan reses di empat titik, setiap titiknya akan mengunjungi 100 rumah.

“Selain berjuang melawan virus corona, masyarakat juga sementara menjalankan ibadah puasa, disisi lain pergerakan masyarakat terbatas, maka dari itu kehadiran anggota dewan saat ini ditengah masyarakat diharapkan mampu mencarikan solusi atas kondisi saat ini,” kata Ibrahim.

Politisi Nasdem ini berharap virus corona segera berakhir, agar kehidupan masyarakat kembali normal.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas