Home Hukum & Kriminal

Menangis, Mantan Kepsek Bermohon Bebas

91
SIDANG PEMBELAAN - Suasana sidang pembelaan perkara korupsi penyalahgunaan dana BOS SMAN 2 Poso, di Pengadilan Tipikor Palu, Senin 11 Mei 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Firmansyah Badjoki)
  • Sidang Pledoi Dugaan Korupsi Dana BOS SMAN 2 Poso

Palu, Metrosulawesi.id – Terdakwa Dra Rina Irana Labulu MM, mantan Kepala SMAN 2 Poso, sempat meneteskan air mata di hadapan Majelis Hakim saat menyampaikan pembelaannya secara pribadi, di Pengadilan Tipikor Palu, Senin, 11 Mei 2020.

Majelis Hakim Ketua, Ernawati Anwar, saat memimpin sidang pembelaan (pledoi) perkara korupsi penyalahgunaan dana BOS itu, selain mempersilakan kuasa hukum terdakwa menyampaikan pembelaan terhadap kliennya, hakim juga meminta Rina Labulu menyampaikan pembelaan secara pribadi.

“Terdakwa Rina Labulu jika ada ingin disampaikan di persidangan ini, silakan, secara lisan boleh, begitu juga secara tertulis,” ungkap Hakim Ketua, Ernawati Anwar.

Rina Labulu, melalui video conference di Lapas Perempuan Maku, Sigi, mengatakan, sudah mempersiapkan pembelaan pribadi secara tertulis di persidangan.

“Ada pembelaan secara tertulis yang mulia (hakim), izinkan saya menyampaikan pembelaan di sini,” jelas terdakwa.

Pertama, terdakwa Rina Labulu bermohon kepada Majelis Hakim untuk memberikan putusan bebas terhadapnya.

“Saya memohon putusan ini seadil-adilnya, sebab saya merasa menyesal dengan perbuatan sendiri,” terangnya di persidangan sambil terisak-isak tangis bermohon kepada Majelis Hakim Tipikor Palu.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Purnawirawan SH, mengatakan, kliennya secara meyakinkan tidak terbukti secara sah bersalah, sesuai fakta-fakta hukum di persidangan.

Reporter: Firmansyah Badjoki
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas