Home Palu

Gaji Guru Honorer Tetap Dibayarkan

141
Ansyar Sutiadi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi, menegaskan, tunjangan seritifikasi guru non ASN (honorer) maupun ASN tetap dibayarkan oleh pemerintah.

“Hingga hari ini belum ada kebijakan terbaru, terkait pembayaran tunjangan seritifikasi guru, sehingga tunjangan itu tetap dibayarkan pemerintah,” kata Ansyar, melalui ponselnya, Minggu, 19 April 2020.

Menurut Ansyar, bahkan ada kebijakan baru dari Kemendikbud RI khusus untuk guru honorer, bagi guru yang tidak memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) tetapi selama guru itu terdaftar pada Dapodik 2019 gajinya bisa dibayarkan oleh dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Jadi walaupun guru honorer itu tidak memiliki NUPTK, tetapi terdata dalam Dapodik 2019 maka gajinya bisa dibayarkan menggunakan dana BOS,” ujarnya.

Kata Ansyar, dalam kebijakan baru itu Kemendikbud menghapus ketentuan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Sebelumnya di dalam Juknis BOS, NUPTK merupakan salah satu syarat bagi guru honorer untuk dapat menerima gaji dari penggunaan dana BOS.

“Tetapi dengan terbitnya kebijakan baru, syarat itu dihilangkan untuk sementara salam masa pandemi Covid-19,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Imam Sutarto, mengatakan, untuk jumlah guru honorer yang di SK-kan oleh Kepala Disdikbud Palu tahun 2019-2020 jenjang SD dan SMP sebanyak 562.

“Dari 562 guru honorer terdiri dari jenjang SD berjumlah 400 orang, sementara jenjang SMP 162 orang,” kata Imam.

Namun, kata Imam, guru honorer yang sudah mempunyai Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) baru sebanyak 453 orang, sisanya masih dalam kepengurusan.

Reporter: Moh. Fadel, Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas