Home Poso

Petani di Poso Tetap Jaga Jarak Saat Panen

221
Dinas Pertanian Kabupaten Poso mengimbau para petani yang akan panen untuk tetap menjaga kebersihan dan keselamatan diri. (Foto: Ist)

Poso, Metrosulawesi.id – Dinas Pertanian Kabupaten Poso mengimbau para petani yang akan panen untuk tetap menjaga kebersihan dan keselamatan diri.

Para petani juga dianjurkan menjaga jarak atau physical distancing ketika memanen, jika perlu menggunakan alat pelindung diri (APD) sewajarnya.

Kepala  Dinas Pertanian  Kabupaten Poso Suratno SP,  MSi  mengatakan, pihaknya menganjurkan para petani untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah dalam mencegah penyebaran virus korona ketika panen.

Hal itu dilakukan agar petani tidak terpapar virus corona dan hasil panen baik untuk dikonsumsi. “Selama panen kita juga imbau petani menjaga social and physical distancing. Juga menggunakan APD,” kata dia, saat dihubungi  wartawan Jumat 3 April 2020. 

Menurut dia, para petani dan penyuluh di Kabupaten Poso umumnya telah sadar akan bahaya virus corona. Sebab, selama ini mereka adalah orang yang melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungannya masing-masing.

“Selama ini, para petani dan penyuluh juga sudah bergerak melakukan penyemprotan di seluruh kecamatan. Itu menggunakan alat kami juga. Artinya kami punya pasukan dan alat yang cukup,” kata dia. 

Suratno  menambahkan, dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona, Dinas Pertanian juga telah mengeluarkan surat resmi ke perusahaan benih. Perusahaan benih diwajibkan melakukan penyemprotan sebelum mendistribusikan benih kepada para petani.

“Saat ini kami mau mendistribusikan bantuan benih, dan kami sudah buat surat ke perusahaan benih agar benih itu aman, disemprot disinfektan terlebih dahulu,” kata dia.

Menurut dia, penyemprotan disinfektan ke benih tanaman tidak bahaya. Sebab, benih sudah berada dalam kemasan. Lagi pula, lanjut dia, benih juga tidak akan menyerap disinfektan yang disemprotkan.

“Insya Allah relatif aman. Jadi ketika benih sampai ke petani, kemasan bagian luar sudah disemprot,” kata dia.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas