Home Sulteng

Pelayanan KUA Ditiadakan

245
Muhammad Ramli. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam (Bimais) Kanwil Kemenag Sulteng, H. Muhammad Ramli, mengatakan, untuk mencegah penyebaran penularan virus corona (Covid-19), untuk sementara pelayanan di Kantor Urusan Agama (KUA) di Sulteng ditiadakan.

“Untuk saat ini pelayanan KUA dilakukan di rumah masing-masing, jadi dimana petugas KUA itu tinggal, disitulah melakukan pelayanan,” ujar Ramli, melalui ponselnya, Minggu, 5 April 2020.

Ramli mengatakan, pelayanan di KUA ini untuk sementara dihentikan hingga ada waktu pengumuman selanjutnya dari pemerintah.

“Untuk saat ini petugas KUA yang datang ke rumah calon pengantin, namun prosesi pernikahan dilakukan harus sesuai protokol kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimais Kantor Kemenag Kota Palu, H Muhammad Isnaeni, mengatakan, sesuai edaran Dirjen Bimas Islam Kemenag Pusat, untuk  permohononan pelaksanaan akad nikah di masa darurat Covid-19, dalam hal pendaftaran baru, untuk sementara tidak dilayani, dan meminta masyarakat menunda pelaksanaannya.

“Pelayanan akad nikah hanya dilayani bagi calon pengantin yang sudah mendaftarkan diri sebelum 1 April 2020,” ujarnya.

Selain itu, kata Isaneni, pelayanan konsultasi dan informasi kepada masyarakat tetap dilaksanakan namun secara daring (online).

“Untuk pelayanan akad nikah, selain secara online baik melalui telepon, video call, atau penggunaan aplikasi berbasi web lainnya tidak diperkenankan,” imbuhnya.

Kata dia, jumlah yang mengikuti prosesi akad nikah tidak diizinkan lebih dari 10 orang dalam satu ruangan, bahkan calon pengantin dan keluarga yang mengikuti akad nikah harus membasuh tangan dengan sabun, dan menggunakan masker. Petugas atau wali nikah harus menggunakan sarung tangan saat prosesi ijab kabul.  

“Petugas KUA harus memastikan protokol penyebaran Covid-19 dalam pelayanan harus dipatuhi, serta menolak pelayanan yang tidak sesuai protokol, sebagai bentuk kesungguhan penerapannya. KUA sebisa mungkin menunda pelayanan yang membutuhkan tatap muka secara langsung,” ujarnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas