Home Palu

Penumpang KM Labobar Jalani Pemeriksaan

114
Pemeriksaan kesehatan para penumpang yang turun dari KM Labobar di Dermaga Pantoloan Palu, Jumat (03/04/2020) malam. (Foto: Ist)

  • Tim Penanggulangan dan Pencegahan Covid 19 Siaga di Dermaga Pantoloan Palu

Palu, Metrosulawesi.id – Antisipasi penyebaran pandemi Covid 19 atau virus Corona di Wilayah Kota Palu, terus digalakkan tim gabungan penanggulangan dan pencegahan Covid 19. Salah satu antisipasi itu, dilakukan di Dermaga Pantoloan, yang merupakan salah satu pintu masuk ke Kota Palu via laut.

Para penumpang yang turun dari KM Labobar  di Dermaga KP3 Pantoloan, Jumat (03/04/2020) malam,  diwajibkan melalui beberapa tahapan pengendalian dan pencegahan Covid 19.

Apa saja yang harus dilalui para penumpang tersebut? Ini tahapannya, ketika penumpang menginjakkan kakinya di dermaga, langsung  diarahkan melalui tahapa awal yakni wajib mencuci tangan pakai sabun di titik-titik, cek kesehatan suhu tubuh serta tahapan lainnya, yang disiapkan PT Pelindo Cabang Palu.

Tidak saja terhadap penumpang,  barang bawaan penumpang dan buruh bagasi di semprot pakai alat semprot. Lalu penumpang melalui jalur yang disiapkan, kemudian masuk ke bilik sterilisasi hingga tahap terakhir melalui alat thermal scenel

Protap ini, berulang-ulang dan terus menerus disampaikan petugas di lapangan menggunakan pengeras suara yang ada di lokasi dermaga dari gedung terminal penumpang.

Kapolres Palu melalui  Kapolsek KP3 Pantoloan, IPDA Syarif SH MH, mengatakan pemeriksaan memalui beberapa tahapan pencegahan virus Corona, berlaku semua orang yang berada di areal pelabuhan.   

Penumpang dan buruh bagasi tidak luput dari pengecekan suhu tubuh dan desinfeksi.

‘’Khusus KM l Labobar, karena dari daerah terjangkit diberlakukan pemeriksaan lebih dulu di zona karantina 2 mil dari garis pantai. Kapal harus labuh jangkar untuk dilakukan pemeriksaan kemudian bisa sandar di dermaga tetapi dalam pengawasan,” jelas Syarif

Dikatakan Syarif,  di zona karantina pihaknya meminta maritime declaration of health yang diisi oleh Nahkoda Kapal, memuat pertanyaan apakah di kapal ada penumpang menderita sakit menular, kemudian pengecekan administrasi.

Kemudian petugas dari kantor Kesehatan pelabuhan berkomunikasi dengan dokter di klinik kapal karena mereka yang mengetahui kondisi penumpang.

‎Jika ada penumpang yang setelah diperiksa lewat alat thermal scener, ada yang suhu tubuhnya tinggi alias demam akan di cek melalui health alert card atau kartu kewaspadaan. (*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas