Home Morowali

ASN Morowali PDP Kedua di Morowali

251
Ashar M Maruf. (Foto: Metrosulawesi/ Murad Mangge)
  • Pasien Usai Melakukan Perjalanan di Daerah Terpapar Virus Corona  

Morowali, Metrosulawesi.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah,  kembali menetapkan satu orang pasiennya berstatus Pasien Dalam Pemantuan (PDP). Pasien PDP Covid 19 ini merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Morowali.

Praktis pasien berstatus PDP Covid 19 atau dikenal dengan virus Corona ini, RSUD Morowali saat ini menangani dua pasien. Sebelumnya, Warga asal Sulawesi Selatan yang melakukan kegiatan usaha di Bahodopi seletah dilakukan rapid test Covid 19  hasilnya positif.

Juru bicara tim Satgas Penanganan Covid-19 Morowali, Ashar Ma’ruf, ketika dihubungi Metrosulawesi.id via handphone,  membenarkan adanya penambahan jumlah PDP di Morowali.

‘’Iya benar. Kamis (02/04/2020), RSUD Morowali menerima pasien dengan status PDP. Dan saat ini dalam penanganan tim medis rumah sakit,’’ ujar Ashar.

Dijelaskan Ashar, pasien dengan status PDP, berusia 53 tahun, dan berdomisili di Desa Ipi. Dalam catatan riwayatnya yang bersangkutan usai melakukan perjalanan di deerah yang terpapar positif virus Corona.

Dijelaskan Ashar, yang bersangkutan tiba dari perjalan daerah tanggal 29 Maret 2020. Keesokan harinya,

Tiba dari perjalanan daerah, jelas Ashar, yang bersangkutan yang bersangkutan menjalani pemeriksaan tim penanganan Covid 19 Puskesmas Bungku di rumahnya di Desa Ipi.  Dari hasil pemeriksaan,  yang bersangkutan gejala, flu, batuk, dan demam tinggi. Tim covid 19 Puskesmas langsung melakukan rapid test antibody dan hasilnya negatif.

Lantaran masih mengeluhkan  flu, batuk dan demam tinggi, yang bersangkutan masuk ke RSUD Morowali. Oleh tim medis kembali melakukan rapid test, dan hasilnya yang bersangkutan postif Covid 19.

‘’Test pertama di rumah yang bersangkutan hasilnya masikh negative. Nanti setelah dilakukan pemerikaan kembali di rumah sakit, hasil rapid test antibody hasilnya positi,’’ ungkap Ashar.    

Lebih jauh Ashar yang juga Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PP dan KB) Daerah Morowali, menuturkan, agar mendapatkan diagnosis yang pasti, pihak RSU Morowali, merujuk pasien kasus PDP 02 ke RSUD Undata Palu.

‘’Rencananya pasien dengan  kasus PDP 02 ini akan dirujuk ke RSUD Undata Palu ,’’ tutup Ashar. (*)

Reporter: Murad Mangge

Ayo tulis komentar cerdas