Home Hukum & Kriminal

Jarah Kabel Tembaga, Lima Karyawan ITTS Terancam 7 Tahun Penjara

190
Kapolsek Bahodopi Morowali, Iptu Zulfan saat memberikan keterangan pers di Polsek Bahodpi, Selasa (24/03/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Murad Mangge)

Morowali, Metrosulawesi.id – Aksi  pencurian di Kawasan industri PT IMIP Bahodopi, Kabupaten  Morowali, Sulawesi Tengah, kembali terjadi.  Sasaran pelaku kali ini, yakni kabel  tembaga. Belum sempat menikmati hasil jarahannya, para pelaku diringkus security perusahaan tersebut.

Lima pelaku pencurian kabel tembaga yang diamankan security dan diserahkan ke Polsek Bahodopi, RS, NL, IW, AS dan YT. Para pelaku  berstatus karyawan PT Indonesia Tsingshang Stenles Steel (ITSS), salah satu perusahaan yang beroperasi di kawasan PT. IMIP.

‘’Pelaku adalah karyawan perusahaan yang masih dalam kawasan PT IMIP. Jadi, aksi itu dilakukan orang dalam sendiri,’’ ujar Kapolsek Bahodpi, IPTU Zulfan, saat jumpa pers dengan awak media, di Polsek Bahodopi Morowali, Selasa (24/03/2020).

Dijelaskan Zulfan, aksi para pelaku, terungkap atas kesigapan security perusahaan  mendapati peti kemas (konteiner) yang berisikan tumpukan karung. Setelah diperiksa, ternyata karung di dalam konteiner berisikan gulungan kabel tembaga,

‘’Security mengamankan lima orang yang diduga sebagai pelaku dan menyerahkan kepada petugas di Polsek Bahodpi,’’ ujar Zulfan.

Dari interogasi yang dilakukan, kata Zulfan, para pelaku mengakui perbuatannya mengambil kabel tembaga milik perusahaan, Kepada petugas, hasil jarahan akan dijual pelaku dengan harga Rp. 50 ribu per kilo.

‘’Hasil jarahan pelaku yang kami timbang kabel tembaga seberat 336 kilogram. Jadi jika dirupiahkan totalnya mencapai Rp, 16.8 juta,’’ papar Ziulfan sembari menambahkan, jika jarahannya terjual akan digunakan untuk kebutuhan sehari0hari para pelaku.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama tujuh tahun. (*)

Reporter: Murad Mangge

Ayo tulis komentar cerdas