Home Palu

Masih Nekad Berkumpul Bisa Dipenjara Setahun

173
Aparat Kepolisian dari Polres Palu meminta kepada penyelenggara pertemuan di salah satu hotel di Kota Palu. Pengentian kegiatan dilakukan berdasarkan Maklumat Kapolri tentang percepatan dan penanganan wabah Virus Corona, Selasa (24/03/2020). (Foto: Istimewa)
  • Maklumat Kapolri Langkah Tegas Dalam Upaya Percepatan Pengamanan Virus Corona

Palu, Metrosulawesi.id – Jajaran Polres Palu, Sulawesi Tengah, mengambil langkah tegas dalam upaya percepatan penanganan pandemi virus corona. Tindakan hukum bakal diterapkan bagi pihak yang abai terhadap protokol pembatasan sosial (social distancing). Sanksi pidananya satu tahun penjara.

Penegasan tindakan tegas aparat kepolisian disampaikan Kapolres Palu, AKBP Moh. Sholeh, terhadap  siapa saja yang mengabaikan maklumat yang dikeluarkan Polri. Maklumat yang telah dikeluarkan mulai diberlakukan sejak tanggal 19 Maret 2020 hingga selesai. Maklumat ini secara umum meminta masyarakat membatasi kegiatan yang berpotensi membuat kerumunan massa.

Moh. Sholeh memastikan pihaknya aktif menghimbau masa agar mentaati maklumat tersebut. Pihaknya bersama unsur TNI dan Pemerintah Kota berkeliling mengingatkan warga agar tidak berkumpul dan tetap berada di rumah.

“Kami telah membentuk tim khusus untuk mensosialisasikan Maklumat Kapolri  dengan melakukan tindakan-tindakan kemanusiaan mengedepankan upaya-upaya persuasif dan humanis untuk menyampaikan maklumat,” kata Moh Sholeh.

Jajaran Kepolisian Kota Palu melakukan roadshow ke beberapa lokasi yang menjadi tempat berkumpulnya warga. (Foto: Istimewa)

Namun, jika diabaikan,, kata Moh Sholeh, pihaknya tidak segan-segan mengambil tindakan tegas dan tindakan hukum dapat dikenakan bagi warga yang membandel terhadap imbauan pihaknya. Ia melanjutkan, pasal yang bisa dikenakan terhadap mereka yang membandel yakni pasal 212 KUHP dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara.

“Jadi barang siapa yang tidak mengindahkan perintah tugas yang berwenang yang saat ini yang melaksanakan tugas, itu dapat dipidana,” tandas Moh Sholeh.

Belakangan ini jajaran Polres Palu,  memang aktif terlibat dalam percepatan penanganan wabah virus korona. Selain mensosialisasikan pencegahan corona, kepolisian juga ikut dalam sterilisasi wilayah.

Sebut saja, langkah tegas menjalankan maklumat Kapolri tersebut, yakni menghentikan dan membubarkan kegiatan di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa (24/03/2020) pagi. Petugas meminta panitia yang menyelenggarakan pertemuan (FGD) salah satu instansi Pemerintah Sulteng, untuk menghentikan kegiatan.

Dalam Maklumat Kapolri, salah satunya menyebutkan, penyelenggaraan Pembatasan Sosial Berskala Besar berkoordinasi dan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan-undangan. (*)

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas