Home Palu Asrama Haji Siap Tampung Pasien Covid-19

Asrama Haji Siap Tampung Pasien Covid-19

83
ASRAMA HAJI - Suasana Asrama Haji Transit Palu di jalan WR Supratman, Selasa, 9 Juli 2019. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulteng, H Lutfi Yunus, mengatakan, sesuai instruksi Menteri Agama RI, bahwasanya Asrama Haji tentunya siap membantu perawatan pasien kasus Covid-19.

“Misalnya Rumah Sakit (RS) sudah tidak dapat menampung pasien Covid-19, Asrama Haji Transit Palu siap digunakan. Kementerian Agama tentunya siap membantu tugas pemerintah dalam hal memerangi kasus Covid-19, karena dalam hal penyelamatan warga yang mungkin dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP),” jelas Lutfi, melalui ponselnya, Senin, 23 Maret 2020.

Kata Lutfi, jika memang akan digunakan, pasti Dinas Kesehatan sudah melakukan prosedur tetap sterilisasi di dalam Asrama Haji.

“Sejuah ini petugas Asrama Haji hanya melakukan pembersihan, namun untuk sterilisasi belum dilakukan, pastinya pihak dari kesehatan akan melakukanya sesuai standar sterilisasi sebuah tempat perawatan,” ujarnya.

Lutfi Yunus. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Kepala Seksi Pendaftaran dan Dokumentasi Haji, Kanwil Kemenag Sulteng, H Arifin, mengungkapkan, Asrama Haji Transit Palu pada dasarnya siap digunakan untuk menampung Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus corona (Covid-19).

“Namun untuk pemberlakuannya kapan, kami akan koordinasi dulu ke Pemerintah Daerah, kerena ini juga akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan,” kata Arifin.

Yang jelas kata Arifin, asrama haji siap, jika digunakan untuk menampung pasien yang diduga terpapar Covid-19.

“Untuk jumlah kamar di asrama haji transit Palu saat ini sebanyak 433,” ujarnya.

Namun Arifin berharap, Asrama Haji tidak jadi digunakan, artinya virus corona di Sulteng dapat dikendalikan, “Hanya sedikit ditampung RS, sehingga tidak mesti harus di asrama haji lagi. Kita hanya berjaga-jaga saja, dalam rangka siaga untuk antisipasi penyebaran virus corona ini,” katanya.

“Kemenag Sulteng telah menyiapkan fasilitas itu, semoga tidak digunakan, berarti tanda bahwa di Sulteng tidak terlalu mengkahwatirkan seperti di tempat lain,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here