Home Palu

Disdikbud Palu Minta Satpol-PP Dilibatkan Awasi Siswa yang Berkeliaran di Luar Rumah

99
TELECONFERENCE - Kadisdikbud Palu Ansyar Sutiadi, saat teleconference dengan Kemendikbud RI di ruang kerjanya, Kamis, 19 Maret 2020. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, akan menyurat kepada Wali Kota Palu, agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dilibatkan dalam pemantauan atau pengendalian peserta didik yang berkeliaran di luar rumah.

“Saya sudah membuat surat untuk Bapak Wali Kota Palu, untuk memerintah Satpol-PP ikut terlibat dalam mengendalikan aktivitas peserta didik yang berkeliaran di luar rumahnya,” kata Ansyar, di Palu, Kamis, 19 Maret 2020.

Selain itu, kata Ansyar, baru-baru ini pihaknya melakukan teleconference dengan Kemendikbud RI, terkait penanganan, pencegahan virus corona (covid-19) di lingkungan Disdikbud se-Indonesia.

Menurutnya, ada beberapa poin laporan dari berbagai daerah yang ditujukan kepada Kemendikbud RI, diantaranya mengenai tata cara penanganan covid 19 serta seperti apa proses belajar di rumah.

“Kami juga telah melaporkan bahwa kemarin Disdikbud Palu telah menyelesaikan draf Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan covid-19, dan itu mendapatkan apresiasi dari Kemendikbud RI,” kata Ansyar, di Palu, Kamis, 19 Maret 2020.

Kata dia, dalam SOP itu, salah satunya bagaimana tata cara melapor, baik kondisi belajar peserta didik maupun kondisi kesehatan. Kemudian, ada tugas-tugas yang diberikan kepada Kepala Dinas, Kepala Bidang, Kepala UPTD, Kepala Sekolah, hingga kepada Guru.

“Sehingga semua bisa melakukan tugasnya dengan pedoman yang jelas, sebab ini berbeda dengan tugas kita sehari-hari. Intinya, bagaimana kita mendapatkan informasi yang cepat terkait kondisi terakhir para peserta didik,” ujarnya.

Ansyar mengatakan, proses pembelajaran peserta didik di rumah tetap dalam pantauan, bahkan kondisi kesehatan mereka juga dipantau.

“Dari pantauan itu nanti kita mengetahui bagaimana kondisi para peserta didik di rumah,” ungkapnya.

Ansyar  berharap, peran orang tua betul-betul terlibat untuk mengawasi anak-anaknya, sehingga mereka tidak berkeliaran.

Menurut Ansyar, teleconference bersama Kemendikbud RI juga dilakukan sebagian Kadisdikbud provinsi dan beberapa Kadis kabupaten/kota yang memang terpilih.

“Tujuan teleconference itu untuk melaporkan seperti apa kondisi pendidikan di sejumlah provinsi, maupun kabupaten/kota terkait dengan penangganan covid-19,” ungkapnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas