Home Ekonomi

Bulog Sediakan 5.000 Ton Beras untuk Sulteng

163
Miftahul Ulum. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Menyikapi kenaikan hargar beras di Pasar Induk Tradisional (PIT) di Kota Palu beberapa hari terakhir, Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Sulawesi Tengah menyediakan sebanyak 5.000 ton beras untuk wilayah ini.

“Kami siap menggelontorkan stoknya di gudang, sekaligus sebagai  upaya menekan fluktuasi harga dan persediaan beras di daerah ini, tidak ada masalah hingga mendekati hari raya Idul Fitri,” kata Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bulog Sulteng, Miftahul Ulum kepada Metrosulawesi, belum lama ini.

Menurutnya, jika mengalami kekurangan stok, pihaknya akan mendatangkan pasokan beras dari luar Sulteng atau wilayah tetangga, seperti Sulsel, Sulbar, hingga Jawa. Ia mengungkapkan, awal April 2020, para petani akan mengadakan panen raya di beberapa kabupaten.

“Kami ditargetkan menyerap beras petani lokal pada panen raya nanti sebanyak 25 ribu ton di Sulteng, dipastikan Kabupaten Donggala dan Banggai yang akan panen,” katanya.

Sementara itu, pihaknya juga telah mengadakan operasi pasar di beberapa titik lokasi. Untuk harga beras Bulog, kata dia, komposisinya medium, sekitar Rp9.000 per kilogram. Dia mengatakan, setiap kios yang ada di pasar mendapatkan 1 sampai 2 ton beras dari Bulog.

“Yang penting kalau masyarakat butuh banyak, pasti kami akan siapkan, kebetulan gudang juga dekat. Intinya masyarakat tidak perlu khawatir masalah beras, hanya sekarang ini kita harus perlu waspada dan jaga kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” ujarnya.

Sedangkan, Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1441 Hijriah, Perum Bulog Sulawesi Tengah (Sulteng) telah menyiapkan stok pangan beras di gudang, hingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat selama puasa.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas